Begini Kronologi Pegusaha Diskotek Tewas terbakar dalam Mobil di Medan

Sabtu, 15/02/2020 11:17 WIB
Pengusaha diskotek di Medan, Hendra Halim meninggal terbakar bersama mobilnya (Tribunnews)

Pengusaha diskotek di Medan, Hendra Halim meninggal terbakar bersama mobilnya (Tribunnews)

Medan, law-justice.co - Pihak Kepolisian Sektor Medan Baru menjelaskan kronologi kejadian sebuah mobil terbakar yang berujung pada meninggalnya seorang pria akibat terbakar berasma mobilnya. Korban sempat minta tolong, tetapi akhirnya tak tertolong.

Diketahui, sebuah mobil Honda Freed dengan nomor polisi BK 936 FS terbakar setelah menabrak median jalan di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang penumpang yang berada di dalam mobil itu tewas terbakar.

Korban diketahui bernama Hendra Halim (35), warga Perumahan Citra Garden, Jalan Jamin Ginting, seorang pengusaha diskotek di Kota Medan.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Martuasah Tobing menyebutkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB

"Kejadian kasus laka lantas, jenis laka tunggal, menyebabkan kendaraan terbakar hingga korban meninggal dunia sekitar pukul 02.00 WIB pagi tadi," tuturnya.

Menurutnya mobil yang dikemudikan oleh korban melintas di Jalan Jamin Ginting dari arah Pancurbatu menuju arah Simpang Kampus USU.

"Saat akan melintasi depan Komplek Pamen, pengendara mobil Honda Freed BK 936 FS, diduga mengantuk hingga menabrak pohon yang tumbuh di tengah pulau jalan, Mobil ringsek dan pengendara terjepit pada kenderaan," jelasnya.

Lalu, lanjut Martuasah bersamaan dampak kerusakan pada kenderaan timbul korsleting yang mengakibatkan kenderaan terbakar.

"Sementara korban masih terjepit dan tidak bisa di keluarkan dan ikut terbakar," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa korban mengalami luka bakar seluruh tubuh dan saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit.

"Kerugian materil mobil Honda Freed yang terbakar berkisar Rp 125.000.000," pungkas Martuasah.

Menurutnya, dugaan sementara kecelakaan itu karena pengemudi mengendarai mobilnya dalam keadaan mengantuk.

"Barang bukti kendaraan saat ini sudah kami titipkan cargo kayu putih. Barang bukti berupa kendaraan mobil berikut jenazahnya pertama dibawa ke polsek dulu kemudian dilakukan evakuasi jenazah dibawa oleh ambulans Rumah Sakit Bhayangkara kemudian nanti di antarkan ke pihak keluarga," ungkapnya. (Tribunnews)

 

(Nikolaus Tolen\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar