Sebagai Aktivis, Hasto Ditantang Hadapi KPK, Berani Nggak Ya?

Minggu, 12/01/2020 08:35 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama para Ketua DPP dan DPD PDIP dalam konferensi pers di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (8/1) mengenai  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus HUT Ke-47. Robinsar nainggolan

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama para Ketua DPP dan DPD PDIP dalam konferensi pers di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (8/1) mengenai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus HUT Ke-47. Robinsar nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Mantan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban meminta Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sebagai aktivis tak menghindar dari kejaran KPK. Sebab, nama Hasto diseret-seret dalam dugaan kasus suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Dilansir dari Viva.co.id, Minggu (12/1/2020), Wahyu ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR dari PDI Perjuangan, yakni Harun Masiku. Diduga, Wahyu meminta uang Rp 900 juta untuk operasional lobi agar meloloskan Harun sebagai calon anggota legislatif dari Sumatra Selatan I pada pemilu 2019.

“Bung Hasto, sebagai aktivis hadapilah segalanya dengan tegar, enggak perlu menghindar dari KPK. Memang gak enak dilirik disidik KPK, tapi semua sudah terjadi,” kata Kaban lewat Twitternya.

Sementara Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan penyidik KPK pasti akan menggali informasi tentang sumber dana kasus suap Wahyu Setiawan terkait pergantian anggota legislatif dari PDI Perjuangan.

“Maka itu, saya sangat yakin bahwa @KPK_RI telah mengetahui sumber dana suap tersebut dari pemeriksaan para tertangkap OTT yang jadi tersangka. Ini tinggal soal keberanian KPK menangkap tokoh utamanya,” ujarnya.

(Arif Muhammad Ryan\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar