Ratusan Aparat Mulai Tinggalkan Flyover Senayan

Rabu, 25/09/2019 03:10 WIB
Para mahasiswa ini menuntut agar ditolaknya RKUHP membatalkan revisi UU KPK dan menolak RUU Pertanahan juga menolak RUU Pemasyarakan. Robinsar Nainggolan

Para mahasiswa ini menuntut agar ditolaknya RKUHP membatalkan revisi UU KPK dan menolak RUU Pertanahan juga menolak RUU Pemasyarakan. Robinsar Nainggolan

Jakarta, law-justice.co - Ratusan anggota kepolisian dan militer mulai berangsur meninggalkan flyover senayan sejak pukul 23.20 WIB.

Lokasi ini menjadi titik kericuhan antar petugas keamanan dengan mahasiswa yang sebelumnya berdemonstrasi di depan Gedung DPR.
Kendati begitu, masih ada sejumlah petugas polisi yang beristirahat di ruas Jalan Gatot Subroto arah Slipi.

Keputusan itu diambil setelah mahasiswa dari sejumlah universitas lebih dulu meninggalkan lokasi.

Dilansir CNNIndonesia.com, lalu lintas arah Semanggi telah pulih. Kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintasi jalan.
Namun, botol minum mineral dan sisa-sisa pembakaran sampai membuat kotor aspal.

Sementara lalu lintas mengarah ke Slipi masih tidak bisa dilalui.

Sebelumnya, di lokasi ini terjadi dialog antara mahasiswa dengan pihak militer.

Mahasiswa meminta militer untuk menjamin keselamatan mereka untuk sampai di Gedung DPR.
Namun, permintaan itu terhambat oleh pihak kepolisian yang membuat barikade menutupi jalan menuju Gedung DPR.

Tembakan gas air mata beberapa kali dilontarkan untuk membuat bubar mahasiswa.

(Yudi Rachman\Yudi Rachman)
Share:


Berita Terkait

Komentar