Kisah di Balik Lucy In The Sky With Diamonds

Minggu, 11/03/2018 20:00 WIB
Foto: Newsweek

Foto: Newsweek

law-justice.co - Look for the girl with the sun in her eyes
And she`s gone..

Lucy in the sky with diamonds
Lucy in the sky with diamonds

Bagi para pencinta dan pengamat musik, album The Beatles “Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band” boleh jadi album terbaik yang pernah diluncurkan grup band asal Inggris ini. Rekaman studio ke delapan tersebut berisi 13 lagu dan diluncurkan pada tanggal 26 Mei 1967.

Salah satu lagu hits yang jadi legenda dari album ini adalah “Lucy in the Sky with Diamonds” yang diciptakan oleh John Lennon bersama bassist Paul McCartney.

Publik menyingkat judul lagu itu menjadi LSD, kemudian mengait-ngaitkannya pada ajakan grup ini untuk mengonsumsinya. LSD adalah salah satu jenis narkotika yang bisa membuat pemakainya berhalusinasi dan tripping.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah The Rolling Stone pada tahun 1970, Lennon mengaku terkejut kalau ternyata “Lucy in the Sky with Diamonds” menjadi LSD jika judulnya disingkat. Ia bersumpah dan memohon kepada para penggemarnya untuk tidak menganggap lagunya itu sebagai “acid song”. Lagu orang kecanduan.

Lennon berkisah, suatu hari, Julian, anak laki-lakinya yang baru berusia tiga tahun, pulang dari nursery school di Weybridge, Surrey, dan menunjukkan secarik kertas bergambar seorang perempuan yang terlihat aneh, melayang di udara.

“Saya bertanya pada Julian, gambar apakah itu?” cerita Lennon saat muncul dalam acara The Dick Cavett Show pada tahun 1971. Julian menjawab sang ayah, “Itu adalah Lucy di langit bersama butiran berlian.” Lucy yang dimaksud Julian adalah Lucy O’Donnell, tokoh nyata, teman bermainnya di nursery school tersebut. 

Bagi Lennon, apa yang dikatakan anak laki-lakinya itu terasa begitu indah sehingga ia langsung menuliskannya dalam sebuah lagu, dan memberinya judul “Lucy in the Sky with Diamonds”.

Namun publik tidak begitu saja percaya pada cerita Lennon, sampai-sampai istrinya kala itu Chyntia, Ringo Star drummer The Beatles dan teman masa kecil Lennon, Pete Shotton pun ikut menjelaskan proses kreatif terciptanya LSD. 

Meskipun publik terus menuduh bahwa “Lucy in the Sky with Diamonds” adalah lagu tentang narkoba; sampai akhir hayatnya, cerita Lennon tentang LSD tidak berubah. Lagu itu terinspirasi dari gambar sang anak mengenai seorang perempuan yang melayang di udara bersama butiran berlian. 

Lucy O`Donnell, teman Julian Lennon yang disebut-sebut dalam LSD, seperti diberitakan The Guardian, telah meninggal di usia 46 tahun pada 2009 akibat penyakit lupus yang dideritanya. 

Climb in the back with your head in the clouds
And you`re gone..

Lucy in the sky with diamonds

Lucy in the sky with diamonds

(Reko Alum\Reko Alum)

Share:
Tags:




Berita Terkait

Komentar