Hari Ini IHSG Diprediksi Kembali Melemah
IHSG (Vibiz News)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi lanjut melemah.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksi ke 5.181 hingga 5.325 dengan peluang penguatan ke level 5.460 sampai 5.651.
"Dalam jangka pendek, koreksi berpotensi berlanjut ke 5.181-5.325 seiring posisi IHSG yang diperkirakan masih berada pada wave (iv) dari wave [v]. Sementara itu, peluang penguatan terbuka ke area 5.460-5.651," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185, 4.915 dan resistance 5.460, 5.563 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni DOOH, MBMA, MINA, TLKM, dan XPFT.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG terdapat potensi rebound, setelah koreksi kemarin tidak sampai ke bawah level 5.320. Dengan demikian, IHSG mempunyai peluang naik ke level 5.561.
"IHSG memperlihatkan adanya potensi untuk rebound setelah koreksi pada hari Senin tidak sampai ke bawah level 5320 serta penutupan yang berada di atas garis SMA-5. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan bahwa tren naik yang terbentuk pekan lalu dapat kembali berlanjut pekan ini menuju 5561," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.185, 4.972, dan 4.767, sementara resistance 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BMRI, BRPT, INCO, MEDC, dan PGAS.
IHSG ditutup di level 5.373 pada perdagangan Senin (26/10) sore. Indeks saham melemah 66,16 poin atau minus 1,22 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,91 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 36,89 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 520 saham terkoreksi, 161 menguat, dan 112 stagnan.




Komentar