Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa M 7 Tibet China

Sabtu, 24/10/2026 15:25 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi (pixabay)

Ilustrasi Gempa Bumi (pixabay)

law-justice.co - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jiwa maupun luka usai gempa bermagnitudo 7,0 mengguncang Tibet, China, Kamis (22/10).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, HeniHamidah,mengatakan Kedutaan Besar RI di Beijing terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Tibet menyusul gempa yang melanda Prefektur Nagqu.

"Berdasarkan keterangan dari otoritas setempat, hingga Jumat (23/10) terdapat sejumlah 16 korban jiwa dan 46 korban luka, dengan kerusakan sementara berupa 339 rumah dan 20 kandang ternak yang dilaporkan roboh," kata Heni dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10).

Namun demikian, berdasarkan catatan KBRI Beijing, sejauh ini belum ada laporan mengenai WNI yang terdampak gempa tersebut.

"Pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 1.600 personel pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban, serta telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik ke wilayah terdampak," jelas Heni.

"KBRI Beijing juga telah menyampaikan informasi terkait gempa serta imbauan keamanan kepada seluruh WNI di wilayah akreditasi melalui sarana Hotline di Weixin (Wechat)," lanjutnya.

Bagi WNI yang terdampak gempa atau memerlukan bantuan, Heni mengimbau agar menghubungi Hotline KBRI Beijing melalui nomor+86-186-1045-5488(Wechat).

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pada Kamis melaporkan gempa berkedalaman 10 kilometer melanda wilayah Kecamatan Maru, Kabupaten Baqen, Tibet.

Xinhua menyebut status tanggap darurat bencana gempa bumi tingkat II telah diberlakukan di wilayah terdampak.

Wakil kepala Kecamatan Maru, Lhawang Dagpo, mengatakan bahwa guncangan terasa jelas di kantor kecamatan hingga menyebabkan retakan pada dinding bangunan.

Layanan listrik dan telekomunikasi di pusat pemerintahan kabupaten tersebut juga mengalami gangguan akibat gempa.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar