Persib Desak Polisi Usut Penyerangan Bus Tim EPA Persib U-18
Live Streaming Persib Bandung VS Semen Padang Rabu (18/9/20190 Jam 18.30 WIB (Istimewa)
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyatakan tindakan tersebut merupakan perbuatan serius yang tidak dapat ditoleransi dan tidak memiliki pembenaran.
Apalagi insiden ini tidak hanya mengakibatkan personel Persib mengalami kekerasan fisik dan kerusakan bus rombongan, tetapi juga disertai dugaan penjarahan sejumlah koper milik ofisial Persib U-18.
"Manajemen Persib sangat menyesalkan terjadinya tindakan kekerasan yang turut mengancam keselamatan para pemain muda Persib EPA U-18," kata Adhitia, Senin (12/10).
"Segala bentuk tindakan yang membahayakan keselamatan personel, ofisial, maupun pemain, terlebih para atlet muda, merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan harus ditindaklanjuti secara serius."
Adhitia menegaskan kekerasan fisik, perusakan kendaraan, serta dugaan pengambilan barang milik orang lain tanpa hak bukanlah bentuk rivalitas sepak bola, melainkan aksi kriminalitas.
"Manajemen menegaskan bahwa perbedaan dukungan terhadap klub tidak pernah dapat dijadikan alasan untuk melakukan intimidasi, kekerasan, perusakan, ataupun tindakan yang merugikan," ungkapnya.
Mewakili manajemen Persib, Adhitia mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas insiden tersebut, mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat, serta menindak tegas setiap pelaku.
"Kami berharap proses penegakan hukum dapat berjalan secara profesional, objektif, transparan, dan menyeluruh agar fakta terungkap serta setiap pihak yang terbukti bertanggung jawab," jelas Adhitia.
Manajemen Persib juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada PSSI selaku regulator sepak bola nasional dan I League selaku operator kompetisi untuk menjadi perhatian serius.
Pada saat yang sama manajemen Persib mengimbau seluruh Bobotoh untuk tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan tidak melakukan tindakan balasan yang melanggar hukum.
"Kami memahami kemarahan, kekecewaan, dan keprihatinan Bobotoh atas kejadian ini. Namun, kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum."
"Tindakan balasan yang tidak terkendali justru berisiko memperluas persoalan dan merugikan banyak pihak. Persib menegaskan bahwa rivalitas dalam sepak bola harus tetap berada dalam koridor sportivitas."

Komentar