Satpol PP Lapor Polisi Buntut Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Senin, 12/10/2026 15:01 WIB
Ilustrasi Bentrokan (Media Indonesia)

Ilustrasi Bentrokan (Media Indonesia)

law-justice.co - Petugas Satpol PP Jaksel melaporkan aksi pengeroyokan oleh sejumlah pekerja proyek ke Polsek Kebayoran Baru, Kamis (8/10) kemarin.

"Betul, sudah buat laporan di Polsek per hari Kamis minggu lalu sudah kami terima," ujar Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, AKP Andre Simamora saat dikonfirmasi, Senin (12/10).

Dia juga mengatakan pihaknya juga telah memeriksa total lima orang saksi terkait dugaan pengeroyokan terhadap pekerja Satpol PP tersebut.

Kendati demikian, Andre mengaku penyidik masih belum bisa mengidentifikasi jumlah hingga identitas pelaku pengeroyokan kepada Satpol PP.

"Sementara belum bisa kita identifikasi pelakunya bang, karena waktu itu ramai, dan berapa orang yang melakukan kita juga belum bisa pastikan," jelasnya.

Sebelumnya Satpol PP Pemprov DKI Jakarta terlibat cekcok dengan pekerja proyek di sekitar Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (12/10).

Dalam video yang beredar di media sosial, aparat Satpol PP terlibat bentrok dengan para pekerja proyek. Video itu menunjukkan mulanya mereka cekcok, hingga akhirnya terlibat aksi saling dorong, dan para pekerja proyek turut melemparkan helm proyek mereka ke arah petugas Satpol PP.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan kejadian itu bermula saat rombongan petugas Satpol PP melintasi Jalan Kyai Maja usai melaksanakan penertiban. Kegiatan itu menyasar pedagang kaki lima, parkir liar, hingga penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Salah satu lokasi penertiban itu adalah area parkir liar di depan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan. Satriadi menyebut dalam pelaksanaan penertiban itu, puluhan kendaraan dilakukan Operasi Cabut Pentil oleh petugas.

Usai penertiban rampung, rombongan petugas pun bergerak menuju wilayah Kelurahan Selong, dengan melintasi Jalan Kyai Maja. Waktu itu juga bertepatan dengan waktu istirahat para pekerja.

"Truk yang berada di bagian belakang iring-iringan dilempari oleh sejumlah pekerja proyek pembangunan gedung Kejaksaan," kata Satriadi dalam keterangannya, Senin (12/10).

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar