Jelang Akhir Pekan, IHSG Berpotensi Makin Melemah
IHSG (Vibiz News)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Jumat 2 Oktober 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal mengalami pelemahan.
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan area pelemahan yang perlu dicermati.
"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.949, 5.872 dan resistance 6.187, 6.297 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, ARCI, BMRI, dan BULL.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpotensi melanjutkan pelemahan, dengan momentum negatif yang berpeluang berlanjut hingga pekan depan.
"Penutupan di bawah 6.015 membuka peluang IHSG melemah menuju 5.850. Momentum negatif diperkirakan masih kuat jika penutupan mingguan terkonfirmasi berada di bawah 6.015," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.850, 5.607, dan 5.314 dan resistance 6.247, 6.423, 6.552, dan 6.712 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ICBP, MBMA, dan UNVR.
IHSG ditutup di level 6.009 pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Indeks saham melemah 61,63 poin atau minus 1,02 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,06 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,94 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 206 saham menguat, 450 terkoreksi, dan 134 stagnan.



Komentar