Prabowo Sindir Para Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok!
Prabowo Akui Belum Penuhi Semua Janji ke Rakyat usai 21 Bulan Menjabat. (tv Parlemen).
law-justice.co - Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menegaskan keinginannya untuk membawa Indonesia menjadi negara yang makmur dan rakyatnya hidup sejahtera.
Namun, di tengah penyampaian komitmen tersebut, Prabowo turut menyinggung sejumlah pihak yang disebutnya sebagai pakar dan melontarkan sindiran keras terhadap mereka yang mengkritik pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan cita-citanya adalah melihat Indonesia menjadi negara yang dihormati dengan seluruh rakyat memperoleh kehidupan yang layak.
Dia mengatakan tekad tersebut telah tumbuh sejak dirinya masih muda. Menurut Prabowo, dirinya ingin mengabdikan hidup untuk membela bangsa dan memastikan kesejahteraan masyarakat.
"Saya ingin membela bangsa saya, untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia," kata Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo juga menyoroti persoalan pemenuhan gizi anak. Ia mengatakan tidak ingin melihat orangtua di Indonesia kebingungan ketika anak mereka sakit atau anak-anak harus berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar.
"Tidak ada bapak dan ibu yang bingung kalau anaknya sakit, tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan," ujarnya.
Menurut Prabowo, pemenuhan gizi merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia mengaitkannya dengan persoalan stunting yang dinilai dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan kemampuan anak untuk berkembang.




Komentar