Purbaya & Dirjen Bea Cukai Kompak Bantah Isu Berkonflik
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (10/9/2025). (Istimewa/BPMI Setpres/Rusman)
Namun, Purbaya membantah kabar tersebut. Menurutnya, tidak ada gesekan maupun konflik internal yang menjadi penyebab pergantian dirinya dari kursi bendahara negara.
"Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada, yang jelas ya itu hak prerogatif Presiden yang beliau udah memutuskan," kata Purbaya usai acara serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kementerian Keuangan, Selasa (15/9/2026).
Purbaya menegaskan pergantian Menteri Keuangan sepenuhnya merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto sebagai pemegang hak prerogatif dalam penyusunan kabinet.
Dengan nada bercanda, Purbaya bahkan mengaku masa tugasnya selama satu tahun sebagai Menteri Keuangan sudah cukup.
"Setahun kan udah cukup. Dulu kan udah tanda tangan dulu kontraknya setahun, kita ikutin," ujarnya sambil tertawa.
Bantahan serupa juga disampaikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Djaka Budhi Utama.
Djaka pun menepis isu yang menyebut adanya masalah internal di Kementerian Keuangan sebagai pemicu pergantian Menteri Keuangan.
Menurutnya, kabar tersebut tidak benar.
"Kata siapa? Lu ngarang-ngarang aja. Nggak, nggak benar, bohong-bohong," jelas Djaka.
Seperti diketahui, Suahasil Nazara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang menjabat selama sekitar satu tahun. Pergantian tersebut memicu spekulasi mengenai alasan di balik reshuffle.

Komentar