Awal Pekan, Pakar Prediksi IHSG Bakal Melemah
IHSG (Vibiz News)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Senin 14 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bakal melemah.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi setelah melemah 0,73 persen ke level 6.541 dan tekanan jual masih mendominasi.
"Dalam skenario terbaru, IHSG diperkirakan berada pada bagian wave iv dari wave (c) pada label hitam, sehingga masih rawan menguji area 6.370-6.451," ujar Herditya dalam riset hariannya.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.448, 6.318 dan resistance 6.633, 6.705 hari ini. Dia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, INET, NCKL, dan DSNG.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks saham berpeluang mengalami rebound setelah membentuk candle hammer pada perdagangan terakhir, meski potensi koreksi setelah penguatan tetap perlu diwaspadai.
"Peluang penguatan IHSG masih terbuka menuju area 6.752-6.835, namun kenaikan tersebut berpotensi disusul koreksi seperti pola yang terlihat sejak akhir Juli," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.448, 6.368, dan 6.288 dan resistance 6.752, 6.835, 6.916, dan 7.071 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni INCO, MBMA, MEDC, dan PGEO.
IHSG ditutup di level 6.541 pada perdagangan Jumat (11/9) sore. Indeks saham melemah 47,96 poin atau minus 0,73 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,68 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,44 miliar saham.
Pada penutupan pekan lalu, 183 saham menguat, 453 terkoreksi, dan 153 stagnan.



Komentar