Ini Plan B Jokowi Jika Gibran Tidak Lagi Jadi Cawapres Prabowo Nanti
HUT RI ke-81, Prabowo Diapit Gibran-Jokowi Saksikan Atraksi Jet Tempur. (Istimewa).
law-justice.co - Pengamat Politik, Adi Prayitno membeberkan soal adanya plan B Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) jika putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tidak lagi menjadi calon wakil presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2029.
Menurut Adi, desas-desus politik yang beredar menyebut Jokowi dan Gibran bisa melakukan manuver dengan berhadapan langsung melawan Prabowo.
"Banyak sekali desas-desus misalnya soal kemungkinan manuver politik Pak Jokowi, manuver politik Gibran, jika proposal politik dua periode pasangan duet Prabowo dan Gibran itu tidak dipenuhi," ujar Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Selasa (18/8).
"Maka bukan tidak mungkin Pak Jokowi, Mas Gibran Rakabuming Raka akan memiliki opsi politik yang lain, yaitu untuk maju di 2029 sekalipun harus berhadap-hadapan dan head to head dengan Pak Prabowo Subianto," imbuhnya.
Dia menambahkan, hingga kini usulan agar Gibran kembali menjadi cawapres Prabowo di 2029 belum mendapat respon.
"Dan tentu saja dikalkulasi oleh Pak Jokowi soal kemungkinannya Gibran yang kedua kalinya menjadi calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto, mungkin soal kemungkinannya semakin minim tidak semakin terbuka," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut Jokowi menginstruksikan PSI untuk mengawal Prabowo–Gibran hingga dua periode. Pesan itu disampaikan langsung Jokowi saat bertemu di Solo, Kamis (18/6/2026).
"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).




Komentar