Pencuri Ayam di Bali Sempat Serahkan Uang Gedung Sekolah Anak

Senin, 27/07/2026 18:10 WIB
5 Orang Jadi Tersangka Kasus Pencuri Ayam Tewas Dihajar Massa di Bali. (Istimewa).

5 Orang Jadi Tersangka Kasus Pencuri Ayam Tewas Dihajar Massa di Bali. (Istimewa).

law-justice.co - Terduga pencuri ayam berinisial KD tak pulang tiga hari ke rumahnya di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. KD sempat memberikan uang gedung sekolah anak sebelum tewas dikeroyok massa usai kepergok mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan

Sepupu KD, Made Partha, mengatakan bahwa KD sehari-hari bekerja serabutan. Saat musim panen cengkih tiba, ia bekerja sebagai buruh petik cengkih. Di luar musim panen, KD mencari nafkah dengan menjadi buruh cangkul untuk menghidupi istri dan dua anak perempuannya.

"Kalau musim cengkih dia buruh petik cengkih. Kalau tidak ada musim cengkih, dia buruh nyangkul," beber Made Partha di rumah duka, dilansir detikBali, Senin (27/7/2026).

Dia mengaku tidak mengetahui alasan KD nekat diduga mencuri ayam aduan di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Menurut Partha, sebelum menghilang selama tiga hari, KD sempat menyerahkan uang Rp 2.713.000 kepada istrinya untuk membayar uang gedung sekolah anaknya yang bersekolah di sebuah SMA swasta.

"Nah, itu saya kurang tahu (kenapa dia diduga mencuri ayam). Soalnya waktu uang Rp 2.713.000 itu sudah ter-cover," jelasnya.

Tak lama setelah KD menghilang, Partha mendapat kabar dari perangkat desa bahwa ditemukan seorang mayat di kawasan Baturiti. Saat mendatangi lokasi, ia mengaku belum mengetahui penyebab kematian sepupunya.

Ia bahkan sempat menandatangani surat perdamaian di Polsek Baturiti karena mengira KD meninggal secara wajar. Namun, setelah melihat video yang beredar di media sosial dan kondisi jenazah, keluarga baru mengetahui KD diduga menjadi korban pengeroyokan massa.

"Saya kira meninggal biasa. Setelah pulang baru lihat video di media sosial, saya kaget. Istri almarhum juga tidak terima setelah melihat kondisi jenazahnya," jelasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar