KM Nurul Salsa Kandas di Selayar: 49 Selamat, 1 Tewas, dan 24 Hilang
Ilustrasi kapal tenggelam. Foto: youtube/SerbaBebas Collections
"Laporan awal kepada kami ada 50 orang. Namun setelah dikonfirmasi ternyata ada 74 orang penumpang," jelas Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, Kamis (16/7).
Arif menjelaskan kapal tersebut bertolak dari Pulau Jampea pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA. Di tengah perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin hingga akhirnya tenggelam di perairan sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.
"Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi," jelasnya.
Dalam operasi tersebut, kata Arif, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi sejumlah penumpang KM Nurul Salsa pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.
"Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi. Sementara ada 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian dan dievakuasi menuju Pulau Polassi," bebernya.
Arif mengatakan berdasarkan data sementara, jumlah korban selamat dari kapal tenggelam tersebut sebanyak 49 orang, kemudian satu orang dilaporkan meninggal dunia.
"Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan dengan total penumpang dan awak kapal sebanyak 74 orang," ujarnya.
Menurut Arif, seluruh unsur SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian secara maksimal sesuai dengan prosedur operasi SAR.
"Tapi data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam kM Nurul Salsa tersebut," ungkapnya.



Komentar