Hingga Mei 2026, Realisasi Belanja APBN Capai Rp 1.365 T
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (10/9/2025). (Istimewa/BPMI Setpres/Rusman)
law-justice.co - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi belanja negara hingga Mei 2026 mencapai Rp 1.365,4 triliun. Realisasi tersebut 35,5 persen dari target APBN 2026 yang sebesar Rp 3.842,7 triliun.
Realisasi belanja itu tumbuh 34,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Belanja negara tetap tumbuh. Bagus, artinya sesuai dengan target. Kita selalu ingin mempercepat belanja mencapai Rp 1.365,4 triliun,” kata Purbaya, seperti dikutip dari Tempo, Sabtu (6/6/2026).
Secara rinci, belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.059,3 triliun atau 33,6 persen dari pagu APBN. Realisasi belanja pemerintah pusat tumbuh 52,6 persen secara tahunan.
Belanja pemerintah pusat mencakup belanja kementerian/lembaga (K/L) yang tercatat Rp 517,7 triliun. Realisasi ini didorong oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran bantuan sosial, serta pencairan tunjangan hari raya (THR).
Sementara, belanja nonkementerian atau lembaga mencapai Rp 541,6 triliun. Realisasi itu didorong pembayaran manfaat pensiun, subsidi, serta kompensasi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.
Adapun komponen lain berupa belanja transfer ke daerah (TKD) yang terealisasi sebesar Rp 306,1 triliun. Jumlah itu mengalami kontraksi 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahu n lalu.




Komentar