Iduladha, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Macet
Ilustrasi ruas tol.Ekosistem digital Travoy (Travel With Comfort and Joy) 3.0 dari Jasa Marga menjadi asisten digital utama bagi pemudik Idulfitri 1447 H/2026 yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek. Sebagai tulang punggung informasi perjalanan, Travoy terintegrasi dengan pusat komando Jasa Marga, terutama dalam mengelola lonjakan lalu lintas yang mencapai puncaknya di Tol Cikampek Utama pada arus mudik. Robinsar Nainggolan
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan peningkatan traffic seiring tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk menuju kawasan wisata maupun daerah tujuan mudik lokal.
Widiyatmiko mengatakan untuk mendukung kenyamanan perjalanan selama libur panjang, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan.
"Pengguna jalan menuju wilayah Bandung dan sekitarnya dapat memanfaatkan TIP di KM 72, KM 88, dan KM 147 Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi. Sementara itu, pengguna jalan menuju kawasan Puncak melalui Ruas Tol Jagorawi dapat memanfaatkan TIP di KM 10, KM 35, dan KM 45," kata Widiyatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu (27/5).
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, memperhatikan kecukupan BBM serta saldo kartu elektronik sebelum memasuki jalan tol.
Berikut data lalu lintas yang terpantau pada Selasa, 26 Mei 2026:
A. Lalu Lintas Jabotabek
Volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Merak, serta kawasan Puncak Bogor melalui sejumlah gerbang tol utama tercatat sebanyak 208.453 kendaraan atau meningkat 15,30 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 180.316 kendaraan, dengan rincian sebagai berikut:
GT Cengkareng
Volume lalu lintas transaksi di GT Cengkareng menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 78.220 kendaraan atau naik 0,27 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 78.008 kendaraan.
GT Benda Utama
Volume lalu lintas transaksi di GT Benda Entrance tercatat sebanyak 31.152 kendaraan atau naik 1,44 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 30.710 kendaraan.
GT Cikupa
Volume lalu lintas transaksi menuju arah Merak melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 56.290 kendaraan atau meningkat 19,42 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 47.138 kendaraan.
GT Ciawi 1
Volume lalu lintas transaksi menuju kawasan Puncak Bogor melalui GT Ciawi 1 tercatat sebanyak 42.791 kendaraan atau naik 36,02 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.460 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu, volume lalu lintas menuju wilayah Bandung, Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui ruas tol wilayah Jawa Barat juga mengalami peningkatan.
Tercatat sebanyak 85.701 kendaraan menuju wilayah tersebut atau naik 32,95 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 64.459 kendaraan.
Untuk kendaraan yang meninggalkan wilayah Bandung dan sekitarnya menuju Jakarta, tercatat sebanyak 65.135 kendaraan melintas atau meningkat 17,61 persen dibanding volume lalu lintas normal sebanyak 55.396 kendaraan.
Lalu lintas terdistribusi melalui dua gerbang tol utama dengan rincian sebagai berikut:
GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Sebanyak 47.181 kendaraan tercatat melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi atau meningkat 48,27 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 31.821 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan menuju Bandung melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 32.319 kendaraan atau naik 16,07 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.845 kendaraan.
GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Volume lalu lintas transaksi menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 38.520 kendaraan atau meningkat 18,02 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 32.638 kendaraan.
Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 32.816 kendaraan atau naik 19,11 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 27.551 kendaraan.




Komentar