Rupiah Ambruk Lagi, Pagi Ini Tembus Rp17.706 per Dolar Amerika Serikat

Selasa, 19/05/2026 09:55 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (Tribun)

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (Tribun)

law-justice.co - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa 19 Mei 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.706 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang Garuda ambruk 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mata uang Asia bergerak bervariasi. Yuan China naik 0,07 persen, peso Filipina menguat 0,04 persen, serta ringgit Malaysia terapresiasi 0,03 persen.

Sementara, dolar Singapura turun 0,06 persen, yen Jepang terkoreksi 0,09 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,55 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,03 persen.

Sementara itu, pergerakan mata uang negara maju cenderung bervariasi. Euro Eropa melemah 0,06 persen, poundsterling Inggris turun 0,09 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,29 persen. Di sisi lain, dolar Kanada melemah 0,07 persen dan franc Swiss turun 0,09 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan terhadap dolar AS di tengah meredanya kekhawatiran pasar global.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS di tengah meredanya kekhawatiran pasar setelah Trump menunda serangan ke Iran," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Namun, dia menilai penguatan rupiah masih berpotensi terbatas karena pelaku pasar tetap mencermati sentimen domestik dan arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia.

"Walau demikian, penguatan mungkin terbatas mengingat sentimen domestik yang masih lemah serta antisipasi investor terhadap RDG BI yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga," katanya.

Dia memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar