Bahlil Buka Peluang Harga BBM RON 92 Naik

Sabtu, 02/05/2026 22:33 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (BPMI)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (BPMI)

[INTRO]

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal harga bahan bakar minyak (BBM) RON 92 berpotensi mengalami penyesuaian setelah bertahan sejak Maret 2026. Pemerintah menilai penyesuaian harga BBM nonsubsidi tetap mengacu pada mekanisme pasar dan kondisi keekonomian global.

Bahlil mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), termasuk perusahaan swasta, terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM RON 92. Menurutnya, apabila kenaikan harga memang diperlukan, maka langkah tersebut dinilai wajar dilakukan. “Kalau pada akhirnya penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir tidak ada masalah,” ujar Bahlil, Sabtu (2/5/2026) sebagaimana dikutip Detik.

Ia menegaskan, berdasarkan regulasi Kementerian ESDM, harga BBM umum atau nonsubsidi memang mengikuti perkembangan harga pasar internasional, terutama untuk sektor industri dan komersial. 

Di tengah stabilnya harga RON 92, sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya justru mengalami kenaikan signifikan. Di SPBU VIVO, harga Revvo 92 masih bertahan di level Rp12.390 per liter, sementara Diesel Primus melonjak dari Rp14.610 menjadi Rp30.890 per liter. Kenaikan juga terjadi di SPBU BP. Harga Ultimate Diesel naik menjadi Rp30.890 per liter dari sebelumnya Rp25.560 per liter. Adapun BP 92 tetap dipatok Rp12.390 per liter dan Ultimate Rp12.930 per liter.

Sementara itu, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter. Namun, sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya telah mengalami penyesuaian, seperti Pertamax Turbo menjadi Rp19.400 per liter, Pertamax Green Rp12.800 per liter, Dexlite Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter.

Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa harga BBM RON 92 berpotensi ikut naik dalam waktu dekat, seiring tekanan harga energi global dan penyesuaian keekonomian sektor hilir migas nasional.

(Bandot DM\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar