Polisi : Logistik Pilkada Aman Usai Kebakaran KPU Morowali

Rabu, 13/08/2025 20:14 WIB
Ilustrasi logistik pemilu.Total 2.068 kotak suara telah dirakit dan akan diisi surat suara, tinta, dan lain-lain untuk didistribusikan ke 517 TPS setiap kelurahan. Kotak suara yang sudah dirakit terlebih dahulu ditempatkan di GOR Otista dengan penjagaan petugas gabungan untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing Kelurahan. Robinsar Nainggolan

Ilustrasi logistik pemilu.Total 2.068 kotak suara telah dirakit dan akan diisi surat suara, tinta, dan lain-lain untuk didistribusikan ke 517 TPS setiap kelurahan. Kotak suara yang sudah dirakit terlebih dahulu ditempatkan di GOR Otista dengan penjagaan petugas gabungan untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing Kelurahan. Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Polda Sulteng menegaskan logistik Pilkada serentak 2024 aman usai kebakaran di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

"Alhamdulillah tidak ada masalah dengan logistik. Karena dari informasi yang saya terima itu berada di gedung yang sama tapi tempatnya yang berbeda. Sumber api agak jauh. Jadi semua logistik dikeluarkan semuanya dan dikawal oleh petugas yang berada di KPU," jelas Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienarno melansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (3/12).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada saat rapat persiapan PSU yang digelar di kantor KPU. Dalam rapat itu turut dihadiri Forkompinda Morowali dan Bawaslu Morowali.

Saat itu, tiba-tiba listrik padam dan terdengar suara letupan dari atap ruangan ketua KPU.

"Kondisinya pada saat itu Forkopimda KPU dan Bawaslu sedang mengadakan rapat (persiapan PSU)" ujarnya.

Kebakaran terjadi pukul 11.45 WITA. Satu unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Morowali dan satu unit mobil water cannon milik Brimob Polda Sulteng dikerahkan untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.55 WITA.

"Proses pemadam api di lokasi sekitar 20 menit dan api sudah bisa dipadamkan," ungkapnya.

Polres Morowali masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pastinya kebakaran tersebut.

"Penyebabnya masih penyelidikan di Polres Morowali. Saat ini sudah aman, api sudah bisa dikendalikan," ungkapnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar