Ini Deretan Negara Barat Sekutu AS yang Mulai Melawan ke Israel

Selasa, 05/08/2025 13:27 WIB
Konglomerat  Israel Ternyata Punya Mesin Uang Populer di RI FOTO: CBNC

Konglomerat Israel Ternyata Punya Mesin Uang Populer di RI FOTO: CBNC

law-justice.co - Sebagai informasi, gelombang pengakuan terhadap negara Palestina oleh sejumlah negara Barat dan sekutu Amerika Serikat terus bertambah.

Sikap itu menandai pergeseran posisi politik yang signifikan terhadap konflik Palestina-Israel, terutama di tengah meningkatnya kekerasan militer Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 59 ribu warga Palestina.

Terbaru, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya akan secara resmi mengakui Palestina sebagai sebuah negara.

Begitu pula dengan Inggris di bawah Perdana Menteri Keir Starmer dan Kanada di bawah Perdana Menteri Mark Carney.

Pengakuan tersebut rencananya akan diumumkan secara resmi pada Sidang Umum PBB bulan September mendatang.

Langkah Prancis dan Inggris yang merupakan kekuatan utama Eropa dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, dipandang sebagai sinyal kuat dari negara-negara Barat yang mulai mengambil sikap berlawanan dengan kebijakan Israel, bahkan melawan arus dukungan tradisional terhadap Tel Aviv.

Sebelum Prancis, Inggris dan Kanada, sejumlah negara Barat lainnya telah lebih dahulu mengambil langkah serupa.

Berikut daftar negara Barat dan sekutu Amerika Serikat yang mulai mengakui Palestina dan melawan kepentingan Israel terkait Gaza.

a. Swedia

Pada 2014, Swedia menjadi negara Eropa Barat pertama yang secara resmi mengakui Palestina. Langkah ini sempat mendapatkan kecaman dari Israel, namun menjadi preseden penting di Eropa.

b. Irlandia

Pada Mei 2024, Irlandia secara resmi mengakui Palestina, dengan menyatakan bahwa "tidak mungkin lagi diam terhadap penderitaan rakyat Palestina."

c. Spanyol

Di hari yang sama dengan Irlandia, pemerintah Spanyol juga mengumumkan pengakuan terhadap negara Palestina, menyebut bahwa solusi dua negara tidak bisa lagi hanya jadi wacana kosong.

d. Norwegia

Meski bukan anggota Uni Eropa, Norwegia merupakan bagian dari blok negara-negara Barat yang memiliki hubungan erat dengan AS dan Eropa. Pada 2024, mereka menyatakan secara resmi pengakuan atas kemerdekaan Palestina.

e. Prancis dan Inggris

Akan mengumumkan secara formal pada Sidang Umum PBB, September 2025. Sebagai negara besar di Eropa dan mitra utama AS, langkah Prancis dan Inggris dianggap sangat menentukan dalam mendorong perubahan arah kebijakan global terhadap konflik Palestina-Israel.

f. Kanada

Kanada resmi mengumumkan rencananya juga untuk mengakui Negara Palestina pada bulan September 2025, mengikuti langkah serupa yang telah diumumkan lebih dulu oleh Prancis dan Inggris.

Langkah negara-negara ini dipandang sebagai bentuk perlawanan diplomatik terhadap pendekatan agresif Israel, serta sebagai respons terhadap krisis kemanusiaan di Gaza yang memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Tekanan internasional meningkat

Hingga Juli 2025, setidaknya 143 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui atau menyatakan akan mengakui Palestina.

Peningkatan pengakuan ini turut memperbesar tekanan terhadap negara-negara Barat lainnya untuk mempertimbangkan ulang posisi mereka.

Langkah-langkah simbolik ini, meski tidak otomatis mengubah situasi di lapangan, memiliki berat politik dan diplomatik yang besar, terutama dalam upaya mendorong solusi damai dan menekan Israel untuk menghentikan serangan militer ke Gaza.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar