Mengenaskan, Bos Ekspedisi di Tambora Bunuh Diri Akibat Terlilit Utang
Ilustrasi: Gantung Diri. (Pixabay).
law-justice.co - Bos ekspedisi pengiriman paket berinisial ALG (26) ditemukan tewas gantung diri di lantai tiga tempat usahanya, Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (10/5/2023) lalu.
Dikonfirmasi Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, peristiwa itu diketahui pertama kali dari seorang pengurus RW setempat sekitar pukul 16.30 WIB.
"Setelah kami cek, olah TKP (tempat kejadian perkara), korban inisial ALG (26) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di lantai 3 tempat usaha milik yang bersangkutan di Tanah Sereal, Kecamatan Tambora," ujar Putra saat dikonfirmasi, Sabtu (13/5/2023).
Dari hasil penyelidikan awal, kata Putra, motif korban melakukan hal tersebut lantaran terlilit utang piutang dan masalah keluarga.
"Jadi sudah pisah rumah antara korban dan istrinya," kata Putra.
Putra melanjutkan, sebelum ALG mengakhiri hidup dengan cara ekstrem, dia sempat mengirimi pesan terakhir dan wasiat kepada sang istri melalui pesan WhatsApp.
Dalam pesan tersebut, ALG menitipkan dua anaknya dan mengabari jika ia hendak mengakhiri hidup.
Takut akan pesan yang dikirim, istri ALG lantas pergi ke tempat usaha suaminya untuk mengecek keberadaannya.
Naas, istri ALG harus melihat suaminya sudah meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.
"Yang menemukan istri dari korban, karena sebelum melakukan tindakan bunuh diri ini korban sempat komunikasi dulu sama istrinya menyampaikan apa yang dia lakukan dan menitipkan anak," jelas Putra.
"Istri datang ke TKP. Ditanya ke karyawan, katanya bos sedang ke belakang. Dicek ke kamar mandi belakang tidak ada. Kemudian istri cari di lantai dua dan tiga ternyata betul korban ditemukan di lantai tiga dalam kondisi menyeramkan," imbuhnya.
Jenazah ALG pun kini dibawa ke RSCM untuk dilakukan visum dan autopsi.




Komentar