Diduga Incar Dubes China, Hotel Mewah di Pakistan Diguncang Bom

Kamis, 22/04/2021 23:12 WIB
Serangan bom itu menyasar Hotel Serena di Quetta, Pakistan yang sering dikunjungi para pejabat (EPA) (Detik).

Serangan bom itu menyasar Hotel Serena di Quetta, Pakistan yang sering dikunjungi para pejabat (EPA) (Detik).

law-justice.co - Ledakan bom yang terjadi di hotel mewah di Quetta, Pakistan telah menewaskan sedikitnya empat orang tewas dan 11 lainnya terluka.

Duta besar China untuk Pakistan yang bermalam di hotel itu diduga menjadi sasaran serangan bom yang meledak di tempat parkir Hotel Serena, menurut laporan koresponden,

Seperti melansir bbcindonesia, dia diketahui berada di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan yang berada dekat dengan perbatasan Afghanistan, namun tak ada di lokasi kejadian pada saat insiden berlangsung.

- Balochistan, kawasan kaya dan `terlupakan` di Pakistan, mengapa sekarang menjadi `incaran` China?
- Perempuan pegiat HAM Pakistan ditemukan tewas di Kanada, apa saja yang tengah diperjuangkannya?
- PM Pakistan anggap PBB bertanggung jawab jika sampai pecah perang terkait Kashmir

Kelompok militan Taliban Pakistan mengklaim sebagai pelaku serangan bom, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kelompok militan telah meningkatkan serangan di daerah dekat perbatasan dengan Afghanistan.

Rekaman pascainsiden yang beredar di media sosial memperlihatkan api berkobar di tempat parkir hotel mewah tersebut.

Hotel Serena adalah penginapan terkenal di Quetta yang melayani akomodasi bagi pejabat pemerintah dan tamu kehormatan.

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Sheikh Rashid Ahmad, berbicara pada ARY News TV bahwa "sebuah mobil yang penuh dengan badan peledak meledak di hotel".

Duta Besar China Nong Rong tak berada di hotel ketika ledakan terjadi (Reuters)

Ia menambahkan bahwa Duta Besar China, Nong Rong, berada di suatu acara sehingga tidak berada di hotel saat ledakan terjadi.

Pejabat urusan dalam negeri provinsi Balochistan, Ziaullah Lango, mengatakan kepada wartawan bahwa Dubes Nong "dalam kondisi sehat" dan kunjungannya ke Quetta akan berakhir pada Kamis.

Balochistan adalah tempat pemberontakan separatis yang telah berlangsung lama terjadi.

Kelompok militan menghendaki kemerdekaan di seluruh Pakistan, dan menentang proyek infrastruktur besar China di daerah tersebut.

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar