Mencari Udara Segar di Hutan Kota Srengseng
Salah satu sudut Hutan kota Serengseng Jakarta Barat (foto: law-justice.co/ Hartanto Ardi Saputra)
law-justice.co - Hutan Kota Srengseng Jakarta Barat boleh jadi sebuah tempat wisata yang ramah bagi keluarga di akhir pekan. Semua kalangan dari usia lanjut, remaja, dan anak-anak dapat mengakses berbagai wahana yang tersedia di kawasan yang termasuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) tersebut.
Seorang ibu rumah tangga Yuni, 38 tahun, sengaja datang dari kota Tangerang untuk mengunjungi hutan kota Serengseng, Selasa (11/9). Ia bersama dua anaknya Dika Wijaya, 4 tahun, dan Aini Indah, 3 tahun, belajar mengenal jenis-jenis tumbuhan yang ada di sana.
“Menariknya pohon-pohon di hutan ini ada namanya. Sehingga bisa untuk mengedukasi anak-anak,” ujar Yuni saat diwawancarai law-justice.co.
Hutan kota Srengseng memiliki luas sekitar 15 hektar. Terdapat sekitar 4.800 pohon dengan 63 varietas yang berbeda. Beberapa jenis pohon tersebut di antaranya Sengon Buto, Mahoni, Jati Belanda, bunga Kupu-kupu, Asam Keranji, Beringin, Pulai, Trembesi, Bidara Laut, Flamboyan, Akasia Mangium, Kenari, Kemben, Meranti, Saga, dan Merabu.

(foto: law-justice.co/ Hartanto Ardi Saputra)
Tidak hanya anak-anak, remaja pelajar sekolah juga dapat berkegiatan di hutan kota Serengseng. Pelajar SMK 13 Jakarta, Mufti Cahya, 17 tahun, dan Sumi, 18 tahun, mengaku sering mengerjakan tugas sekolah di hotan kota tersebut karena jauh dari kebisingan kendaraan bermotor.
“Biaya retribusinya terjangkau untuk pelajar, cuma Rp. 6.000. Tempatnya adem tidak bising suara kendaraan bermotor jadi bisa fokus belajar,” ujar Mufti.
Hutan kota Srengseng juga menjadi tempat favorit bagi mereka yang lanjut usia, salah satunya Muhammad Hasan. Pria berusia 55 tahun tersebut pergi memancing di waduk Srengseng seminggu sekali tiap akhir pekan.
Menurut Hasan, jumlah ikan yang berada di waduk Srengseng sangat banyak dan beragam jenisnya. Ia mengaku pernah mendapat hasil pancingan sebanyak 32 ekor ikan atau setara dengan berat 4 kg. “Ikan di waduk ini ada Mujair, Gabus, Lele, Sepat, dan Nila,” ujar Hasan.
Sementara itu Kepala Sudin Kehutanan Jakarta Barat, Arif Firmansyah, mengungkapkan pemerintah Jakarta Barat akan menghidupkan hutan Kota Srengseng menjadi destinasi wisata. Pihaknya akan segera membangun berbagai infrastruktur penunjang seperti wahana outbond dan bermain anak-anak serta aula pertemuan.
“Hutan kota Srengseng kedepannya akan kami jadikan destinasi wisata yang ramah diakses semua kalangan. Kami berharap hotan kota tersebut bisa untuk kegiatan sekolah seperti pramuka atau kegiatan perkantoran seperti outbond,” ujar Arif.
Di Jakarta Barat terdapat tiga hutan kota yakni hutan kota Srengseng, Rawa Buaya, dan Kembangan. Ketiga hutan kota ini merupakan ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi utama sebagai paru-paru kota dan resapan air. “Berdasarkan luasnya, hutan kota Serengseng yang paling besar dan sangat besar potensi wisatanya,” imbuh Arif Firmansyah.




Komentar