Steven Spielberg Protes Karya-karya Netflix Masuk Oscar

Rabu, 06/03/2019 21:16 WIB
Sutradara senior Hollywood, Steven Spielberg (Steven Senne/AP)

Sutradara senior Hollywood, Steven Spielberg (Steven Senne/AP)

law-justice.co - Sutradara Hollywood kawakan, Steven Spielberg tak sepakat bila film-film yang didistribusikan Netflix bisa masuk nominasi, bahkan memenangkan Piala Oscar. Ia menilai karya-karya yang hanya dapat karya melalui diakses layanan streaming  melalui perangkat elektronik itu seharusnya tergolong pertunjukan televisi, bukan film sehingga idealnya dikompetisikan dalam Emmy Awards.

“Ketika anda berkomitmen pada format televisi, maka anda tergolong film televisi. Karya-karya yang baik pantas mendatkan Piala Emmy, bukan Oscar”, kata Spielberg tahun lalu.

Protes ini, menurut laporan Indiewire, disampaikannya secara langsung  ke pimpinan organisasi yang menghelat Academy Awards. Bahkan sebagai salah satu anggota dewan sutradara di lembaga yang sama, ia akan mengajukan perbaikan peraturan yang akan mencegah film-film Netflix masuk kualifikasi Piala Oscar.

Namun ketika dikonfirmasi Entertaiment Weakly Jumat (2/2), baik dari perwakilan Spielberg,   The Academy of Motion Picture Arts and Sciences, dan Netflix enggan berkomentar. Sementara sutradara film dokumenter yang karya-karyanya didistribusikan melalui jaringan Netflix,  Ava DuVernay mengatakan protes Spielberg itu  harus menjadi bahan diskusi seluruh pemangku kepentingan.

“Semua orang harus dilibatkan, termasuk para  sutradara yang memiliki pemikiran yang berbeda (dari Spielberg),” tandas Ava.

Dalam perhelatan  Oscar yang digelar awal pekan ini, beberapa film yang didistribusikan oleh Netflix memang masuk nominasi  penghargaan  bergengsi ini. Salah satu yang tersukses adalah karya sutradara  Alfonso Cuaron, bertajuk Roma yang berhasil menyingkirkan nominasi-nomiasi lain yang diisi karya-karya konvensional dan berhasil  menggondol tiga Piala Oscar. (ew)

(Teguh Vicky Andrew\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar