Inisiasi Proyek Tersane Istanbul, Turki Berambisi Jadi Pusat Sains Terbesar di Eropa

Rabu, 06/03/2019 20:08 WIB
Presiden Turki, Tayyip Erdoǧan  (tengah) dalam acara peresmian proyek Tersane Istanbul  yang dihelat di situs bersejarah Haliç Tersanesi  (Arif Hüdaverdi Yaman/Anadolu Agency)

Presiden Turki, Tayyip Erdoǧan (tengah) dalam acara peresmian proyek Tersane Istanbul yang dihelat di situs bersejarah Haliç Tersanesi (Arif Hüdaverdi Yaman/Anadolu Agency)

law-justice.co - Turki telah memulai sebuah proyek untuk menjadikan negeri itu sebagai pusat sains terbesar di Eropa. Dengan predikat itu, kelak negara yang terletak di antara benua Asia dan Eropa itu akan mendatangkan wisatawan hingga 30 juta per tahunnya.

Presiden Turki Tayyip Erdoǧan hadir langsung dalam acara peletak batu pertama proyek ini yang diadakan di situs sejarah Haliç Tersanesi yang berasal dari abad ke-15. Proyek bertajuk Tersane Istanbul ini akan menghadirkan tiga museum, salah satunya adalah museum wanita pertama di Turki. Selain itu terdapat juga hotel, gerai, berbagai fasilitas hiburan, kantor, dan masjid di sebuah lokasi seluas 238 ribu meter persegi itu.

Pemerintah setempat tampaknya sangat serius untuk menggarap proyek ini. Hal ini ditnjukkan dengan penggunaan firma arsitek ternama, DP Architects sebagai perancang arsitektur Tersane Istanbul. Sementara proyek yang dikerjakan melalui model bangun-guna-serah—build-operate-transfer (BOT)— fase pertamanya akan dirampungkan dan mulai dibukan pada November 2020.

Dalam proyek ini, museum wanita akan menjadi bagian dari Museum Sadberk Hanim yang merupakan museum pribadi arkeologi dan seni yang dipindahkan dari loksi saat ini di distrik Sariyer, Instanbul. Selain itu terdapat pula museum seni Turki-Islam.

Pada acara pembukaan itu, Presiden Erdogan menyakini proyek ini akan menambah nilai jual Instanbul sebagai destinasi wisata. Ia yakin kehadiran proyek ini akan berdampak  peningkatan pendapatan di sektor pariwisata bagi Turki. Selain itu, melalui proyek ini, lanjut Erdogan, akan tersedia  15.000 lapangan kerja yang terkait langsung  dan 45.000  lapangan kerja yang tidak terkait langsung dengan kehadiran proyek ini. (leisureopportunities)

(Teguh Vicky Andrew\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar