Amran Desak Polri Usut 11 Kasus Pangan, Salah Satunya Sawit

Senin, 19/10/2026 18:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).(KOMPAS.com/JASON CHRISTOABDI NUGROHO)

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).(KOMPAS.com/JASON CHRISTOABDI NUGROHO)

law-justice.co - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta kepolisian menindaklanjuti 11 persoalan di sektor pangan, mulai dari dugaan pelanggaran fortifikasi beras hingga tata niaga sawit dan pakan ternak.

Ia juga menyoroti harga ayam dan telur yang turun di tingkat peternak, tetapi justru naik di tingkat konsumen.

Amran menyampaikan hal tersebut usai bertemu Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Asep Safrudin untuk membahas sejumlah persoalan pangan yang perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

"Fortifikasi, sawit, pakan, kita lihat (persoalan) ayam segala macam. Kenapa? Harga di peternak turun tapi di konsumen naik. Ada inflasi lagi. Inflasi ayam dengan telur," kata Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Senin (19/10).

Bos Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu kemudian menyinggung kemungkinan adanya praktik mafia pangan di balik perbedaan harga tersebut. Namun, dugaan tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

"Ya, (diduga ini ulah) mafia, ya begitu kira-kira," ujarnya.

Sebelumnya, Asep mengatakan pertemuannya dengan Amran merupakan bagian dari koordinasi antarlembaga untuk menindaklanjuti laporan dan informasi terkait persoalan pangan.

Dia juga menyebut kepolisian akan melakukan penanganan mulai dari penyelidikan hingga penegakan hukum sesuai hasil pemeriksaan.

"Kami baru mendapatkan laporannya, kemudian sudah ada yang ditindaklanjuti dan masih akan berproses terus. Surat itu sudah sampai ke kami, tadi sudah dijelaskan lagi oleh Pak Menteri apa yang harus dilakukan oleh jajaran kepolisian," kata Asep.

Asep juga memastikan persoalan pakan ternak masuk dalam 11 item yang menjadi prioritas tindak lanjut kepolisian. Meski demikian, ia belum merinci seluruh kasus yang masuk dalam daftar tersebut.

"Ya, termasuk pakan ternak tadi, masuk dalam 11 item yang harus menjadi prioritas untuk kita tindak lanjuti," jelasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar