Hari Ini Rupiah Kembali Anjlok ke Level Rp17.948 per Dolar Amerika
nilai tukar rupiah amkin anjlok (katadata)
law-justice.co - Pada perdagangan hari ini, Kamis 15 Oktober 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.948 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mata uang Garuda melemah 45 poin atau 0,25 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan mata uang Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,06 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,01 persen, dolar Singapura naik 0,21 persen, yen Jepang menguat 0,37 persen, dan dolar Hong Kong naik 0,01 persen.
Sementara itu, peso Filipina melemah 0,36 persen dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,91 persen.
Di kelompok mata uang negara maju, euro Eropa menguat 0,45 persen, pound sterling Inggris naik 0,29 persen, dan franc Swiss terapresiasi 0,62 persen. Sebaliknya, dolar Australia terkoreksi 0,33 persen dan dolar Kanada melemah 0,01 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah dibuka melemah terhadap dolar AS. Pelemahan tersebut dipicu data inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga mendorong kenaikan ekspektasi suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).
"Rupiah diperkirakan dibuka melemah terhadap dolar AS setelah data menunjukkan kenaikan pada inflasi konsumen AS yang lebih tinggi dari perkiraan memicu kenaikan pada ekspektasi suku bunga The Fed," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/10).
Investor juga masih mencermati rilis data inflasi produsen AS yang dijadwalkan keluar malam ini waktu setempat.
Lukman memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.850 hingga Rp18 ribu per dolar AS pada perdagangan hari ini.




Komentar