Wamentan Saleh Ajukan Mundur dari Jabatan Wakasad

Senin, 05/10/2026 17:14 WIB
Wamentan Muhammad Saleh Mustafa(Antara)

Wamentan Muhammad Saleh Mustafa(Antara)

law-justice.co - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mengatakan telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan wakil kepala staf angkatan darat (wakasad) setelah dilantik menjadi wamentan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Saleh mengatakan proses pengunduran dirinya dari TNI masih berjalan. Ia menyebut pengajuan tersebut disampaikan melalui Angkatan Darat kepada kepala staf angkatan darat (KSAD).

"Ya, lagi proses, lagi proses (pengunduran diri dari wakasad)," jelas Saleh di Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Senin (5/10).

Saleh kemudian membenarkan bahwa dirinya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan wakasad. Ia juga mengatakan statusnya akan menjadi purnawirawan setelah proses tersebut selesai.

Menurut Saleh, pengunduran diri dari jabatan militer diperlukan setelah dirinya masuk ke pemerintahan sebagai wamentan. Ia sebelumnya masih menjabat wakasad sebelum dilantik mengisi posisi wamentan yang telah lama kosong.

Saleh mengatakan tugas yang diberikan Prabowo kepada dirinya sebagai wamentan pada dasarnya merupakan bagian dari tugas negara yang telah diarahkan kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan dirinya. Pelaksanaan tugas tersebut selanjutnya akan dilakukan bersama sesuai arahan Mentan Amran.

"Semuanya tugas negara dari beliau sudah diperintahkan ke Pak Mentan dan saya sudah juga mendapat arahan, tinggal kita nanti melaksanakan," ujarnya.

Salah satu fokus yang disebut Saleh adalah penguatan kedaulatan pangan. Ia mengatakan pembukaan lahan baru menjadi salah satu hal yang akan dihadapi pemerintah ke depan. Selain itu, kesejahteraan petani juga menjadi target yang perlu diperhatikan.

"Mungin (bertugas di lumbung pangan), kedaulatan pangannya kita akan hadapi ke depan, mungkin buka lahan, tentunya ya. Buka lahan, dan kesejahteraan petani juga mungkin menjadi target," katanya.

Terkait pembagian tugas antara dirinya dan Mentan, Saleh mengatakan hal tersebut masih akan mengikuti arahan Amran. Ia juga belum menentukan daerah yang akan menjadi lokasi kunjungan pertamanya sebagai wamentan.

Saleh juga merespons arahan untuk memberantas mafia di sektor pangan. Ia mengatakan pendekatan hukum akan digunakan terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam praktik mafia pangan.

"Namanya juga mafia, harusnya kita kedepankan hukum, jadi mafia kan enggak bagus, kita hukum lah," jelasnya.

Saleh dilantik Prabowo sebagai wamentan dalam reshuffle kabinet pada Kamis (1/10). Ia mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Sudaryono, yang kini menjabat kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebelum menjadi wamentan, Saleh menjabat wakasad. Ia sebelumnya juga pernah menjadi Inspektur Jenderal TNI. Saleh lahir di Ternate, Maluku Utara, pada 14 Maret 1969 dan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991.

Sepanjang karier militernya, Saleh berpengalaman di bidang infanteri dan pernah menjabat Kepala Staf Komando Operasi Gabungan Wilayah II. Ia juga pernah terlibat dalam Operasi Tinambola atau yang kini disebut Operasi Madago Raya di Poso, Sulawesi Tengah. Operasi tersebut dilancarkan TNI dan Polri sejak 2016 untuk menumpas jaringan Mujahidin Indonesia Timur.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar