Ini 2 Identitas Pilot Flydubai yang Nyaris Dibajak

Rabu, 30/09/2026 17:32 WIB
Pesawat Flydubai FZ1073 dari Dubai, Uni Emirat Arab, ke Tel Aviv, Israel yang sempat diduga mengalami pembajakan telah mendarat darurat di Arab Saudi. (Foto: Wikimedia/Faisal Akram)

Pesawat Flydubai FZ1073 dari Dubai, Uni Emirat Arab, ke Tel Aviv, Israel yang sempat diduga mengalami pembajakan telah mendarat darurat di Arab Saudi. (Foto: Wikimedia/Faisal Akram)

law-justice.co - Media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pilot yang nyaris membajak dan menjatuhkan pesawat Flydubai ternyata berkewarganegaraan Oman.

Sementara pilot lain yang mencoba menghentikan aksi tersebut berasal dari Uni Emirat Arab (UEA).

Berdasarkan laporan Yedioth Ahronoth, sang pilot yang mencoba menjatuhkan pesawat berstatus sebagai kopilot. Ia kini diinterogasi otoritas Arab Saudi, bersama dengan otoritas Israel.

Pesawat Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 nyaris dibajak pada Rabu (30/9) setelah pesawat mengirim sinyal pembajakan dan hilang kontak.

Insiden tersebut mendorong otoritas Israel menggelar rapat darurat dan mengirim dua jet tempur.

Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel, pada pukul 09.30 pagi waktu setempat dari Dubai, UEA. Pesawat saat itu membawa 174 penumpang, termasuk 27 anak-anak.

Setelah dilakukan penilaian, otoritas menyimpulkan bahwa insiden ini bukan pembajakan, melainkan perkelahian antar pilot.

Salah satu pilot disebut hendak menjatuhkan pesawat, namun dicegah oleh pilot lain. Perkelahian ini kemudian melibatkan pisau lipat, di mana salah seorang pilot terluka akibat tusukan.

Seorang pejabat Israel mengatakan pilot yang bersimbah darah merupakan yang hendak membahayakan pesawat.

Pesawat Flydubai akhirnya mendarat darurat dengan selamat di bandara Tabuk, Arab Saudi.

Otoritas Israel kini menginvestigasi dugaan percobaan bunuh diri dan terorisme.

Maskapai menyatakan seluruh penumpang dalam keadaan aman. Pemerintah Israel telah mengirimkan pesawat baru untuk membawa para penumpang melanjutkan perjalanan menuju Tel Aviv.

(Yudi Rachman\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar