Pencarian Jurnalis dan Kru Kapal Hilang sekitar Anak Krakatau
Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Umang
Memasuki hari keempat hilangnya tim jurnalis dan kru kapal di sekitar Gunung Anak Krakatau, Satpolairud Polres Lampung Selatan bersama tim SAR gabungan menyisir kawasan pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang, Jumat (11/9/2026). (Tribratanews)
Upaya pencarian delapan orang yang hilang kontak saat perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau memasuki hari keempat. Tim SAR gabungan pada Jumat (11/9/2026) kembali menyisir kawasan pesisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang, Lampung Selatan. Penyisiran dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan melibatkan Satpolairud Polres Lampung Selatan, Ditpolairud Polda Lampung, KSOP Kelas IV Bakauheni Pos Pulau Sebesi, serta masyarakat setempat.
Delapan orang yang masih dalam pencarian tersebut yakni Arta sebagai nakhoda, Bonsai sebagai pemandu, Kasurahman sebagai anak buah kapal (ABK), serta lima orang lainnya adalan tim jurnalis yang terdiri dari Ari Basuki dari Merdeka, Yudis dari iNews, Daus dari Kompas, Donal sebagai pekerja freelance, dan Bagus sebagai dokumentasi.
Tim menyusuri garis pantai mulai dari Dermaga Dusun Tejang, Pulau Sebesi, hingga Pulau Umang untuk mencari petunjuk keberadaan rombongan yang sebelumnya melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Kasat Polairud Polres Lampung Selatan Iptu Panpan Hermayadi mengatakan pencarian dilakukan dengan mengembangkan setiap informasi yang diterima dari lapangan. Koordinasi juga dilakukan dengan Syahbandar, aparat desa, dan masyarakat Pulau Sebesi. “Kami terus bergerak dan menyisir setiap lokasi yang memungkinkan memberikan petunjuk. Koordinasi dengan Syahbandar, aparat desa dan masyarakat juga terus dilakukan. Kami berharap setiap informasi yang masuk dapat membantu mempersempit area pencarian,” ujar Panpan, sebagaimana dilansir Tribratanews.
Sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026), tim SAR yang dipimpin Panpan tiba di Pulau Sebesi untuk menindaklanjuti informasi mengenai titik yang diduga berkaitan dengan perangkat seluler milik salah satu jurnalis. Sekitar pukul 17.09 WIB, tim tiba di lokasi yang dimaksud dan melakukan pengecekan. Titik tersebut berada di sekitar menara BTS Telkomsel di Desa Tejang, Pulau Sebesi.
Namun, pengecekan tersebut belum memberikan petunjuk mengenai keberadaan delapan orang yang dicari. Tim kemudian memperluas pencarian dengan menyisir kawasan pesisir. Pada Jumat pagi, penyisiran kembali dilakukan dari Dusun Tejang hingga Pulau Umang. Hingga pencarian sementara dilakukan, belum ditemukan petunjuk keberadaan rombongan. Tim SAR gabungan selanjutnya berencana mengembangkan pencarian ke perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Rombongan diketahui berangkat dari Pantai Carita, Pandeglang, Banten, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk mengambil dokumentasi. Setelah hilang kontak, pencarian dilakukan tim SAR gabungan di wilayah perairan Selat Sunda.
Panpan mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Umang, hingga perairan Gunung Anak Krakatau segera melapor kepada petugas jika menemukan kapal, orang, atau tanda-tanda lain yang diduga berkaitan dengan rombongan tersebut. “Kami berharap informasi sekecil apa pun dari masyarakat dapat membantu mempercepat proses pencarian dan membawa hasil yang baik, sehingga seluruh rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Panpan.


Komentar