Imbas Krakatau, Penutupan Bandara Soetta Diperpanjang Sampai 17.30 WIB
Sejumlah penumpang pesawat berjalan di area Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mencatat selama periode 1 hingga 16 Desember 2021, sebanyak 37.214 WNI melakukan perjalanan ke luar negeri melalui Bandara Soekarno Hatta, sedangkan WNI yang tiba ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta dari luar negeri sebanyak 40.557 orang. Robinsar Nainggolan
law-justice.co - Sebagai informasi, keputusan penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu (6/9) diperpanjang untuk keempat kalinya, dari yang sebelumnya hingga 13.30 WIB, kini menjadi ke 17.30 WIB.
Perpanjangan penutupan Bandara Soetta ini diberlakukan seiring dengan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menyebar dan membahayakan penerbangan.
"Melalui NOTAM [Notice to Airmen] A3348/26 (NOTAMR A3346/26), Bandara Internasional Soekarno-Hatta masih berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau," tulis pernyataan EVP of Corporate Secretary PERUM LPPNPI / AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, pada Minggu (6/9).
"NOTAM terbaru berlaku mulai pukul 13.23 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 17.30 WIB pada 6 September 2026."
AirNav menyebut akan terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mendukung keselamatan penerbangan.
AirNav Indonesia juga mengaku terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.
Awalnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengeluarkan rilis terkait penutupan sementara Bandara Soetta, mulai dari pukul 01.30 WIB hingga 05.30.
Kemudian penutupan Soetta dilanjutkan hingga pukul 09.30 WIB, lalu ke 13.30 WIB, dan teranyar adalah hingga 17.30 WIB.
Di Terminal 3 Bandara Soetta menunjukkan sejumlah petugas kebersihan membersihkan butiran abu vulkanik yang terlihat menyelimuti lantai di area luar terminal.
Sementara itu, di dalam terminal, para penumpang tampak menunggu kepastian jadwal penerbangan mereka yang terdampak penutupan sementara tersebut.
Salah seorang penumpang, Wulan Sari, mengaku tiba di Bandara Soetta sekitar pukul 04.00 WIB untuk penerbangan menuju Singapura pada pukul 06.50 WIB.
Namun, penerbangannya kemudian dibatalkan setelah pihak maskapai menyampaikan informasi terkait kondisi yang terjadi.


Komentar