Dari Data BPS Mei 2026, Sekitar 1 Juta Lulusan D4-S3 Menganggur

Senin, 10/08/2026 19:52 WIB
Ilustrasi pengangguran (kaskus)

Ilustrasi pengangguran (kaskus)

law-justice.co - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026. Jumlah angkatan kerja pada Mei sebesar 155,41 juta orang yang 148.19 juta di antaranya merupakan penduduk bekerja. Artinya, jumlah penduduk tidak bekerja ada 7,22 juta orang.

Sementara, distribusi penduduk bekerja berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan pada Mei 2026 masih memiliki pola yang sama dengan Februari 2026. Tingkat pendidikan penduduk bekerja dapat mengindikasikan kualitas serta produktivitas tenaga kerja.

Pada hasil Sakernas Mei 2026, sebagian besar penduduk yang bekerja berpendidikan SD ke bawah, yakni 35,40%. Sedangkan penduduk bekerja yang merupakan lulusan D4 (sarjana terapan), S1, S2, dan S3 ada 10,75%.

Sementara,Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Mei 2026 menunjukkan angka 4,65%. Sehingga, ada sekitar 5 orang yang menganggur dari 100 orang angkatan kerja. Menurut BPS, persentasenya turun 0,03% poin dibandingkan Februari 2026.

TPT sendiri adalah indikator untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja. Berdasarkan definisi BPS, pengangguran adalah penduduk berusia 15 tahun ke atas yang dalam sepekan terakhir tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha baru, sudah diterima bekerja/sudah siap berusaha/bekerja tetapi belum memulai berusaha/bekerja, atau merasa tidak mungkin memperoleh pekerjaan. Berapa jumlah penduduk yang menganggur?

1 Juta Pengangguran Lulusan D4-S1

Dalam data statistik distribusi pengangguran berdasarkan pendidikan tertinggi yang ditamatkan, jumlah lulusan D4 hingga S3 yang menganggur dalam Sakernas Mei 2026 adalah 14,31%. Apabila dihitung, maka jumlahnya 1.033.182 orang atau sekitar 1 juta orang.

Selama November 2025 hingga Mei 2026, distribusi pengangguran berdasarkan pendidikan didominasi lulusan SMA yang pada Mei mencapai 28,00%. Distribusi pengangguran kemudian diikuti lulusan SMK, dan seterusnya.

Secara rinci, berikut ini statistik pengangguran berdasarkan pendidikan:

Lulusan SMA: 28,00%

Lulusan SMK: 22,39%

Lulusan SD ke bawah: 17,18%

Lulusan SMP: 15,65%

Lulusan D4-S3: 14,31%

Lulusan D1-D3: 2,48%.

Rata-rata Upah Berdasarkan Pendidikan

Rata-rata upah buruh pada Mei 2026 adalah Rp 3,39 juta. Bagi lulusan D4-S3, rata-rata upah Rp 4,99 juta, sedangkan untuk lulusan SD ke bawah Rp 2,12 juta.

Dalam hal ini, terdapat perbedaan rata-rata upah buruh antara laki-laki dan perempuan. Rata-rata upah buruh laki-laki Rp 3,69 juta, sedangkan rata-rata upah buruh perempuan Rp 2,86 juta.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar