8 Orang Tewas Akibat Mobil Drag Race Kotamobagu Sulut Tabrak Penonton

Senin, 10/08/2026 12:29 WIB
8 Orang Tewas Akibat Mobil Drag Race Kotamobagu Sulut Tabrak Penonton. (Istimewa).

8 Orang Tewas Akibat Mobil Drag Race Kotamobagu Sulut Tabrak Penonton. (Istimewa).

law-justice.co - Gelaran turnamen Tidar Drag Race Championship 2026 di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) makan korban jiwa usai salah satu mobil hilang kendali dan menabrak penonton.

Insiden maut itu mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 9 mengalami luka-luka.

"Total 17 yang jadi korban, 8 sudah meninggal, 9 luka dirawat," kata Plt Kasi Humas Polres Kotamobagu AKP Joko Setiyono mengutip detikcom, Senin (10/8).

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan AP Mokoginta, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu pada Minggu (9/8) sore.

Saat itu, dragster bernama Tian Ngantung dari Tim Mc Joe memasuki posisi start untuk mengikuti balapan kategori kelas FFA (Free For All).

"Namun, saat memasuki titik finis sirkuit, mobil tersebut mengalami masalah," imbuhnya.

Mobil kemudian oleng ke sisi kiri lintasan dan menabrak pagar pembatas sirkuit. Kendaraan itu selanjutnya menghantam warga yang berada di belakang pagar pembatas sebelah kiri area finis.

"Ketika mobil yang dikendarai oleng ke sisi kiri sirkuit, mobil menabrak warga yang menonton di pagar pembatas sebelah kiri titik finis area sirkuit," bebernya.

Para korban dibawa ke RS Monompia dan RSUD Kotamobagu di Pobundayan.

Daftar 8 Korban Meninggal Dunia Drag Race Maut Kotamobagu Sulut

Pihak kepolisian merilis daftar korban jiwa Turnamen Tidar Drag Race Championship 2026 di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) usai salah satu mobil hilang kendali dan menabrak penonton.

Insiden maut itu mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 9 mengalami luka-luka.

Berikut daftar korban meninggal dunia akibat kecelakaan balapan drag race:

1. Harianti Mokoginta.
2. Nilawati Mokodongan.
3. Lisma Mokoginta.
4. Ali Ponamo.
5. Riana Longkun.
6. Biyo Mokoagow.
7. Rugaina Manangin.
8. Ali Jojang.

Kapolres Kotamobagu, AKBP Abdul Kholik mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.

"Kami bersama Pemkot Kotamobagu dan panitia sementara sedang melakukan olah TKP," kata Kholik, Senin (10/8).

Kholik menuturkan bahwa penyelidikan tersebut dilakukan untuk mendalami ada atau tidaknya dugaan unsur kelalaian sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan saat balapan drage race berlangsung.

"Proses pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi juga terus kami lakukan," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kotamobagu, Weny Gani juga mengaku akan ikut melakukan penyelidikan kecelakaan mobil drag race.

"Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan juga untuk mencegah terjadinya hal serupa," katanya kepada wartawan.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar