Gempa Susulan Guncang Jepang 9 Kali usai Digoyang Getaran M 7,1

Selasa, 28/07/2026 17:30 WIB
Ilustrasi gempa bumi  (Foto: Inews.id)

Ilustrasi gempa bumi (Foto: Inews.id)

law-justice.co - Badan Metereologi Jepang (JMA) mencatat gempa susulan sebanyak 9 kali hingga pukul 15.03 waktu setempat setelah gempa pertama dengan kekuatan 7.1 mengguncang negara ini pada Selasa (28/7).

Dalam catatan JMA, gempa susulan terbesar terjadi pada pukul 14.29 dengan magnitudo 4,5 di Prefektur Kumamoto. Ini terjadi persis setelah gempa pertama.

Kemudian pada pukul 14.39 terjadi gempa dengan magnitudo 4,2. Lalu, pada pukul 14.42 gempa dengan magnitudo 3,8 kembali mengguncang wilayah Kumamoto.

Belum genap lima menit tepatnya pada 14.45, gempa dengan kekuatan 4,0 kembali mengguncang Kumamoto, lalu pukul 14.50 tercatat gempa dengan magnitudo 3,4.

Tak lama setelah itu, gempa dengan kekuatan 3.6 magnitudo terjadi pada pukul 14.53, dan dua menit setelahnya gempa dengan magnitudo yang sama kembali mengguncang wilayah di Jepang ini.

Kemudian pada pukul 14.59, gempa dengan magnitudo 4,4 terjadi dan pada pukul 15.03, JMA mencatat gempa dengan magnitudo 3,3.

Selain mencatat gempa susulan, JMA juga merilis potensi gelombang tsunami yang mencapai 1 meter.

Selain itu, pihak berwenang Jepang juga mengeluarkan peringatan darurat gempa bumi untuk prefektur Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki. Wilayah ini semuanya berada di pulau Kyushu, Jepang selatan.

Jepang adalah salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia, setidaknya setiap lima menit terjadi gempa.

Negeri Sakura ini terletak di sepanjang "Cincin Api" gunung berapi dan palung laut yang sebagian mengelilingi Cekungan Pasifik.

Jepang menyumbang sekitar 20 persen dari gempa bumi di dunia dengan magnitudo 6,0 atau lebih.

(Yudi Rachman\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar