Israel: Hamas Masih Kuat di Gaza, Punya Skuad Elite Nukhba
Tentara Hamas (Sky News)
Hamas masih memiliki sekitar 25.000 kombatan meskipun perang di Jalur Gaza telah berlangsung lebih dari dua tahun, menurut penilaian keamanan Israel yang dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Israel, Kan, pada Rabu (15/7).
Laporan tersebut merilis bahwa lembaga keamanan Israel memperkirakan sekitar 2.500 kombatan itu termasuk dalam unit elite Hamas, Nukhba.
Hamas diperkirakan memiliki sekitar 35.000 pejuang, termasuk sekitar 5.000 anggota unit elite sebelum perang di Gaza pecah, menurut laporan tersebut.
Oleh karena itu, hasil penilaian Israel menunjukkan bahwa kelompok tersebut telah mempertahankan sebagian besar kekuatan militernya.
Otoritas keamanan Israel juga dilaporkan baru-baru ini mengamati peningkatan eksekusi yang dilakukan oleh Hamas terhadap orang-orang yang dituduh menentang gerakan tersebut atau berkolaborasi dengan Israel.
Menurut laporan tersebut, pembunuhan itu tidak lagi dilakukan secara terbuka seperti di masa lalu.
Sebaliknya, pertemuan-pertemuan tersebut diduga dilakukan secara rahasia di lokasi tertutup, termasuk ruang bawah tanah rumah sakit dan tempat-tempat tersembunyi lainnya, untuk menghindari provokasi kritik domestik atau memungkinkan insiden tersebut didokumentasikan.
Secara terpisah, Kan merujuk pada laporan sebelumnya tentang pertemuan antara para pemimpin Hamas dan pejabat Iran yang diadakan di sela-sela pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Hamas menyerahkan dokumen yang merinci sejumlah permintaan kepada Teheran.
Menurut laporan tersebut, Hamas meminta Iran untuk menyediakan "payung diplomatik" untuk mendukung posisinya dalam negosiasi di masa mendatang dan untuk menggunakan pengaruh regional dan internasional Teheran guna memperkuat posisi negosiasi kelompok tersebut.

Komentar