Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG Tahun Depan Rp174 T: Masih Diskusi

Selasa, 07/07/2026 21:08 WIB
Ilustrasi: Menu MBG. (Antara via Detik)

Ilustrasi: Menu MBG. (Antara via Detik)

law-justice.co - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2027 sebesar Rp174 triliun masih dibahas.

"Oh, saya belum dengar, masih kita diskusikan ya," katanya ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

Besaran anggaran MBG pada tahun depan itu sebelumnya diungkap Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah.

Ia memastikan anggaran MBG turun dari Rp268 triliun menjadi sekitar Rp174 triliun pada tahun depan.

Said mengatakan penurunan itu disesuaikan dengan jumlah titik satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) dan total siswa penerima manfaat.

"Sehingga hitungan saya, kalau juga di luar anggaran pendidikan, ada anggaran kesehatan yang masuk seperti umpamanya stunting, ibu hamil, itu tidak lebih dari Rp174 triliun," kata Said di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (6/7).

"Kalau dari Rp268 triliun ke Rp174 triliun ya tinggilah," imbuhnya.

Menkeu Purbaya sendiri sebenarnya juga pernah mengungkap kalau akan ada penurunan anggaran MBG tahun depan.

Ketika diwawancara Denny Sumargo, Menkeu Purbaya mengatakan pemerintah bakal kembali mengefisiensikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara besar-besaran.

Menkeu Purbaya mengatakan anggaran MBG tahun ini, yang semula dialokasikan sekitar Rp330 triliun, diturunkan menjadi Rp270 triliun. Menurut dia, angkanya masih berpotensi kembali dipangkas lebih besar lagi.

Menkeu Purbaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan melakukan penghematan besar-besaran di MBG.

"Kita akan potong lagi (anggarannya) dalam beberapa bulan ke depan. Anggarannya tahun depan juga akan kita turunkan lagi dan kita akan awasi sekarang dengan Kementerian Keuangan," ujar Purbaya dalam wawancara bersama Denny Sumargo yang diunggah di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (2/7).

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar