KemenHAM Perkirakan Jumlah Pengungsi Papua Capai 122 Ribu Orang

Selasa, 07/07/2026 19:31 WIB
Wamenham Mugiyanto (Apenso.id)

Wamenham Mugiyanto (Apenso.id)

law-justice.co - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menyebut jumlah pengungsi di Papua diperkirakan mencapai 122 ribu orang.

Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengatakan angka tersebut merupakan data awal yang diterima pihaknya dan akan diverifikasi bersama kementerian/lembaga terkait.

Ia menjelaskan KemenHAM dan kementerian/terkait dalam waktu dekat akan menggelar rapat untuk membahas soal pengungsi itu.

"Ada banyak pengungsi di sana, dan Kementerian Hak Asasi Manusia dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan, melibatkan kementerian/lembaga terkait untuk melakukan upaya-upaya menangani pengungsi yang ada di Papua yang jumlahnya lumayan besar, yang jumlahnya besar. Jadi kalau angka yang sampai ke kami, ada yang menyebutkan 122.000 pengungsi," kata Mugiyanto di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).

Mugiyanto mengatakan, para pengungsi tersebut merupakan pengungsi internal atau internally displaced persons (IDP).

IDP adalah sebutan untuk orang-orang yang terpaksa melarikan diri dari rumah mereka akibat konflik, bencana, atau kekerasan, tetapi mereka masih berada di dalam batas wilayah negara mereka sendiri.

Lebih lanjut Mugiyanto mengatakan para pengungsi di Papua meninggalkan tempat tinggal karena tidak merasa aman.

"Tidak ada rasa aman di tempat tinggal mereka sehingga mereka mengungsi. Jadi ada banyak dan itu menjadi atensi kita. Karena kan mereka juga punya hak atas apa namanya shelter ya, ketika mengungsi kan ya tempatnya harus dipastikan ya aman, kebutuhan-kebutuhan dasar ya gitu bisa dipenuhi," katanya.

Dia juga menjelaskan pemerintah belum dapat meminta mereka kembali ke daerah asal sebelum situasi dinilai aman.

Mugiyanto menyebut rapat bersama kementerian/lembaga terkait penting dilakukan untuk menyelesaikan persoalan soal pengungsi itu.

"Tetapi meminta mereka segera kembali juga belum bisa, karena belum ada rasa aman. Jadi situasinya seperti itu teman-teman, karena itulah pertemuan yang akan kami selenggarakan untuk menyelesaikan persoalan pengungsi itu penting," ungkapnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar