Bambang Pacul Tak Takut PSI Mau Rebut Jateng Jadi Kandang Gajah
Politisi PDIP Bambang Pacul (RMOL)
Pacul merespons santai keinginan PSI ingin menjadikan Jateng--yang selama ini dikenal sebagai kandang Banteng--sebagai kandang gajah. Menurut dia, PDIP tak bisa melarang keinginan pihak tertentu.
"Gini lho, orang punya keinginan kok. Orang punya keinginan diucapkan," kata Pacul di kompleks parlemen, Selasa (7/7).
Namun, alasan Bambang Pacul tak takut PSI adalah menurt dirinya keinginan tersebut tetap akan diuji pembuktian di lapangan. Dia mengaku tak mau berkomentar lebih jauh, karena dirinya kini tak lagi menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jateng.
"Kalau aku Ketua DPD Jateng udah saya tanggapi itu. Gitu lho. Aku nanti kalau aku nanggepi itu, `Pacul ini udah dilepas dari Ketua DPD masih ngomong Jawa Tengah aja, baper nih,` kan susah saya," ungkapnya.
Di sisi lain, Bambang Pacul tak takut PSI dengan mengatakan bahwa partai-partai saat ini masih menahan diri karena RUU Pemilu belum resmi dibahas di DPR. Dengan kondisi itu, para calon anggota legislatif masih menahan uangnya untuk mulai berkampanye.
"Sebagian itu meng-hold uang-uangnya untuk nanti pertempuran ke depan. Di-hold dulu, undang-undangnya belum cetho [jelas]. Kalau itu kemudian gerakan kepartaian, partai itu paling banyak yang mengandalkan caleg-calegnya," katanya.
PSI sebelumnya mengumumkan rencana safari lanjutan Jokowi usai di Lampung beberapa waktu lalu. Dia disebut bakal melanjutkan safari politik ke Jawa Tengah.
Dia akan ditemani anak bungsunya, Kaesang Pangarep, selaku Ketua Umum PSI. Menurut rencana, Jokowi bakal berkunjung ke sejumlah daerah di Jawa Tengah bulan ini.
Kabar tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, usai bertemu Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Jumat (3/7).
"Kami segera menunggu jadwal dari Pak Jokowi untuk tanggalnya. Yang jelas tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai kandang Gajah," jelasnya.

Komentar