Mustahil Digandeng Lagi, Gibran Disebut Pilih Lawan Prabowo di 2029

Selasa, 07/07/2026 07:20 WIB
Di Sidang Tahunan MPR Gibran Ganti Dasi dari Merah ke Biru Muda. (Kolase dari berbagai sumber).

Di Sidang Tahunan MPR Gibran Ganti Dasi dari Merah ke Biru Muda. (Kolase dari berbagai sumber).

law-justice.co - Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal menilai bahwa munculnya dorongan agar Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka maju sebagai Capres melawan Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 merupakan bentuk dari kepercayaan diri, sekaligus kepasrahan pendukungnya.

"Kepercayaan diri tinggi karena sangat yakin bahwa Prabowo tidak ada apa-apanya tanpa Gibran (Jokowi). Prabowo jadi Presiden karena Jokowi (Gibran). Jokowi dicintai rakyat, Prabowo tidak," katanya, dikutip Senin 6 Juli 2026.

Tidak cuma itu, Erizal melihat Prabowo tidak memberi peran lebih kepada Gibran. Buktinya kasus ijazah Jokowi bertele-tele, dan Roy Suryo-Dokter Tifa tidak ditahan.

"Pendukung Gibran juga mengganggap mustahil Prabowo akan tetap menggandeng Gibran pada periode kedua," kata Erizal.

Sebenarnya, kata Erizal, bukan hanya Prabowo, partai lain juga tidak ada yang menginginkan Prabowo-Gibran lanjut dua periode.

Makanya tidak aneh, jauh hari, baik Gibran maupun Jokowi, sudah melakukan safari politik (blusukan) se-Indonesia.

"Pilihan lain Gibran dan Jokowi memang hanya satu itu. Yakni, lebih awal berkampanye," kata Erizal.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar