5 Tewas saat Latsarmil, Kemhan Bentuk Tim Investigasi Internal

Rabu, 01/07/2026 19:08 WIB
Peserta Latsarmil Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal, Istana Buka Suara. (Istimewa).

Peserta Latsarmil Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal, Istana Buka Suara. (Istimewa).

law-justice.co - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan belum berencana menempuh proses hukum terkait meninggalnya lima peserta saat latihan militer dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan pihaknya saat ini memprioritaskan investigasi internal untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.

"Belum kita belum mengarah ke sana (proses hukum), karena kita masih investigasi internal dulu," jelas Donny di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/7).

Donny mengatakan investigasi dilakukan oleh tim gabungan yang dibentuk bersama Kementerian Kesehatan.

"Kami sudah melakukan tindakan investigasi tadi dari pihak Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan kami sudah proaktif. Kami lakukan, kami ingin cari kebenarannya seperti apa sih. Kami telusuri bagaimana dulu medical check-up nya di daerah seperti apa ya, apakah ada data-data tambahan," ujarnya.

Donny juga menjelaskan beberapa penyebab meninggalnya lima peserta. Pertama, karena kelelahan dan perubahan pola hidup.

"Tadinya mungkin kehidupan sipil, masuk kehidupan di barak dan sebagainya yang mana semuanya harus disiplin, nah itu mungkin juga mengagetkan juga. Selain juga faktor cuaca juga itu yang pertama," bebernya.

Lalu diduga disebabkan karena penyakit bawaan. Donny mengatakan sebelumnya sudah ada pemeriksaan kesehatan terhadap para peserta.

"Kemudian yang ketiga adalah terkait dengan paru-paru. Jadi tiga ini kira-kira penyebab kenapa kok lima. Dua itu karena paru-paru, tiga itu karena jantung," jelasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar