Resmi, Karni Ilyas Jadi Komisaris DEWA Anak Usaha Grup Bakrie

Selasa, 30/06/2026 11:22 WIB
Presenter ILC, Karni Ilyas (Suratkabar.id)

Presenter ILC, Karni Ilyas (Suratkabar.id)

law-justice.co - Baru-baru ini, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) secara resmi mengangkat jurnalis senior, Karni Ilyas sebagai komisaris independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Senin (29/6).

Keputusan tersebut menjadi salah satu hasil rapat yang juga menyetujui pembagian dividen tunai perdana sepanjang sejarah perusahaan kontraktor tambang di bawah Grup Bakrie ini.

RUPST menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi perseroan, termasuk mengangkat Karni Ilyas sebagai komisaris independen.

Selain menyetujui perubahan jajaran pengurus, para pemegang saham juga menerima laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025.

Rapat turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, serta memberikan kewenangan kepada dewan komisaris untuk menunjuk akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai perdana sebesar Rp58,6 miliar atau setara Rp1,5 per saham. Nilai tersebut setara sekitar 11,4 persen dari laba inti perseroan pada 2025 sebesar Rp514,5 miliar.

Sepanjang 2025, DEWA membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp4,3 triliun, termasuk pengaruh keuntungan satu kali (one-off item) dari goodwill negatif terkait konsolidasi Gayo Mineral Resources serta kerugian dari penjualan aset dan persediaan nonproduktif. Perseroan menjadwalkan pembagian dividen tunai final pada 31 Juli 2026.

Direktur DEWA Ricardo Silaen mengatakan pembagian dividen perdana tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap prospek bisnis ke depan.

"Pembagian dividen ini menjadi yang pertama kali dalam sejarah perseroan, mencerminkan fundamental perseroan yang semakin kuat sekaligus keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan. Kami akan terus menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada para pemegang saham dan investasi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ricardo dalam keterangan resmi.

Dia mengatakan perseroan akan tetap berfokus pada penguatan tata kelola perusahaan, disiplin operasional, serta aspek kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (health, safety, and environment/HSE) untuk mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang.

Berikut susunan direksi dan dewan komisaris Darma Henwa atau DEWA yang disetujui dalam RUPST:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris: Bambang Irawan Hendradi
Wakil Presiden Komisaris (Independen): Suadi Atma
Komisaris: Nalinkant Amratlal Rathod
Komisaris: Wisnu Wahyudin Pettalolo
Komisaris: Sorimuda Pulungan
Komisaris Independen: Gories Mere
Komisaris Independen: Agus Suharyono
Komisaris Independen: Karni Ilyas

Dewan Direksi

Presiden Direktur: Teguh Boentoro
Direktur: Ahmad Hilyadi
Direktur: Fredia Yuzirwan
Direktur: Mahmud Samuri
Direktur: Mukson Arif Rosyidi
Direktur: Faruk Fauzi
Direktur: Anny Tjandra
Direktur: Joseph Lembayung
Direktur: Ricardo Silaen

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar