Pagi Ini Rupiah Tertekan ke Rp17.817 Per Dolar Amerika Serikat

Senin, 22/06/2026 09:12 WIB
rupiah

rupiah

law-justice.co - Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin 22 Juni 2026, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.817 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mata uang Garuda melemah 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga tertekan terhadap dolar AS. Yuan China melemah 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,21 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,24 persen.

Dolar Singapura melemah 0,07 persen, yen Jepang turun 0,15 persen, won Korea Selatan terkoreksi 0,43 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen.

Mata uang utama negara maju juga bergerak di zona merah. Euro Eropa turun 0,05 persen, poundsterling Inggris melemah 0,07 persen, dolar Australia terkoreksi 0,04 persen, dolar Kanada turun 0,19 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan bergerak terbatas terhadap dolar AS di tengah sikap wait and see investor yang masih mencermati perkembangan pembicaraan perdana antara Amerika Serikat dan Iran pasca-kesepakatan damai sementara yang berlangsung di Swiss.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS, dengan investor masih memantau perkembangan pembicaraan pertama antara pejabat AS dan Iran di bawah perjanjian perdamaian sementara di Swiss," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/6).

Selain itu, pelaku pasar domestik juga menanti kepastian terkait pengumuman resmi klasifikasi pasar ekuitas Indonesia yang berpotensi memengaruhi arus modal asing ke pasar keuangan nasional.

"Dari domestik, investor juga cenderung wait and see menantikan pengumuman resmi mengenai klasifikasi pasar ekuitas Indonesia," kata Lukman.

Dia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar