Aksi Solidaritas Driver Ojol Protes Penghalangan Mahasiswa ke HI

Sabtu, 13/06/2026 03:36 WIB
Aksi Solidaritas Driver Ojol Protes Penghalangan Mahasiswa ke HI foto : Youtube Kompas

Aksi Solidaritas Driver Ojol Protes Penghalangan Mahasiswa ke HI foto : Youtube Kompas

law-justice.co -  

Sejumlah mahasiswa yang hendak mengikuti aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, diadang aparat gabungan TNI-Polri di depan Menara BCA, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (12/6/2026). Sejumlah  driver ojek online turut memprotes barikade aparat gabungan TNI-Polri di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang menutup akses menuju Bundaran HI.

Saat aparat berdiri membentuk barikade di tengah jalan. Mereka berjaga dengan posisi saling membelakangi karena massa berada di dua sisi, yakni dari arah Dukuh Atas dan Bundaran HI.

Mahasiswa yang tertahan di lokasi berulang kali meminta agar akses menuju titik aksi dibuka.

Driver ojek online turut memprotes barikade aparat gabungan TNI-Polri di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, yang menutup akses menuju Bundaran HI pada Jumat (12/6/2026).Barikade dipasang untuk menghalau massa mahasiswa yang hendak berdemonstrasi di Bundaran HI, membuat para pengendara termasuk ojek online terjebak dan tidak dapat melintasi jalur tersebut

Aksi mahasiswa itu juga mendapat dukungan elemen masyarakat sipil lain. Seperti ojek online (ojol) yang ikut bergabung menyuarakan penderitaan rakyat dan kritik atas kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Petugas menempatkan barikade di tengah jalan dengan posisi saling membelakangi. Langkah tersebut dilakukan karena massa aksi berada di dua titik berbeda, yakni dari arah Dukuh Atas dan kawasan Bundaran HI.

Mahasiswa yang tertahan di lokasi berulang kali meminta aparat membuka akses agar mereka dapat melanjutkan perjalanan menuju titik aksi. Mereka menyampaikan tuntutan tersebut secara lantang dari balik barikade.

Para pengemudi ojol membunyikan klakson kendaraan secara bersamaan sebagai bentuk protes. Sebagian peserta lainnya juga menggeber knalpot sepeda motor untuk mendesak agar akses menuju lokasi demonstrasi dibuka.

 

(Patia\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar