Ancam Amerika, Iran: Tinggalkan Wilayah Kami Jika Mau Selamat!

Rabu, 10/06/2026 13:43 WIB
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi (Foto: Parsy Today)

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi (Foto: Parsy Today)

law-justice.co - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi dengan tegas mengancam Amerika Serikat usai meluncurkan serangan terbaru ke negara Timur Tengah ini pada Selasa (9/6).

"Meskipun kalah di medan perang, AS memilih untuk menguji tekad kami," tulis Araghchi di X, Rabu.

Araghchi menegaskan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) tidak akan membiarkan satu serangan atau ancaman apapun tanpa balasan.

"Tinggalkan wilayah kami jika Anda ingin aman," kata dia.

Araghci lalu berujar, "Sejarah Teluk Persia memiliki banyak bab tentang nasib buruk orang luar yang mengganggu."

Komentar Araghchi muncul usai AS menggempur sejumlah titik di Jask, Sirik, dan Qeshm. Imbas gempuran tersebut, menara komunikasi dan dua tangki air Iran hancur.

Serangan AS dilakukan usai mereka menuduh Iran menembak pesawat Apache saat sedang patroli di Selat Hormuz pada Senin.

Iran lalu membalas dengan meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Bahrain dan Yordania.

Di Bahrain, Iran menggempur pangkalan militer AS menggunakan drone.

"Sebagai tanggapan atas tindakan keji musuh, pesawat tempur angkatan laut IRGC melancarkan serangan drone terhadap Angkatan Laut ke-5 Bahrain pada pukul 02.30," demikian pernyataan IRGC , dikutip AFP.

IRGC juga menyerang pangkalan militer AS di Yordania menggunakan rudal.

Iran mengeklaim telah menghancurkan empat sasaran utama, termasuk sarang pesawat tempur F35 di pangkalan udara dan pusat komando kendali militer AS di Al-Azraq, Yordania.

AS dan Iran berperang sejak akhir Februari lalu. Mereka sempat gencatan senjata dan diperpanjang tanpa rincian lebih lanjut. Kesepakatan ini mencakup penghentian serangan ke Iran dan Lebanon.

Namun, Iran menuduh AS dan sekutunya Israel melanggar kesepakatan. Pertempuran pun hingga kini tetap berlanjut.

 

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar