Meski Menang, Herdman Kecewa dengan Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik
Resmi, PSSI Perkenalkan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia. (Istimewa).
law-justice.co - Kepala Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman kecewa dengan hasil uji coba anak asuhnya saat menghadapi Timnas Mozambik dilaga uji coba semalam.
Akan tetapi dia memuji performa Kevin Diks dan kawan-kawan.
Timnas Indonesia hanya menang 1-0 atas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6). Gol tunggal Indonesia dicetak Ole Romeny.
Setelah pertandingan, dalam jumpa pers, Herdman mengaku kecewa. Menurut pelatih asal Inggris ini, tim Merah Putih seharusnya bisa menang dengan skor lebih besar.
"Tentu mengecewakan karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi pada saat yang sama saya sangat senang melihat penampilan yang tangguh," kata Herdman seusai pertandingan.
"Kami sempat mendapat tekanan pada beberapa momen dan harus berjuang keras untuk melewatinya. Kami membutuhkan hal seperti itu. Kami membutuhkan ujian semacam itu."
Dalam pandangan mantan pelatih timnas Kanada ini, Mozambik memperlihatkan kualitas individu. Tidak seperti Oman yang merepotkan saat transisi, serangan balik Mozambik lebih kilat.
"Malam ini para pemain Mozambik mampu bergerak dari depan ke belakang lebih cepat dari yang diperkirakan banyak orang," ujar Herdman menganalisis permainan lawan.
Tak lupa Herdmen memuji penampilan pemain dalam laga yang tidak mudah tersebut. Beberapa pemain, seperti Romeny, Marselino Ferdinan, Elkan Baggott, dan Ragnar Oratmangoen dipuji Herdman.
"Saya bangga kepada Ole [Romeny]. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas dan menikmati sepak bolanya. Ragnar, Marselino, sangat menyenangkan untuk disaksikan."
"Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kita miliki. Lalu ada pemain seperti Elkan Baggott yang malam ini benar-benar menjadi pejuang di lini belakang," kata Herdman.
Setelah ini Timnas Indonesia akan bersiap untuk tampil dalam Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus 2026. Dalam ajang ini pemain-pemain diaspora di Eropa tidak bisa ambil bagian.




Komentar