Jika Kertajati Jadi Pangkalan Amerika, Masihkah Indonesia Bebas Aktif?

Minggu, 07/06/2026 11:39 WIB
Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji (Net)

Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji (Net)

law-justice.co - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Indonesia (Kabareskrim Polri), Susno Duadji, melontarkan pertanyaan kritis terkait isu yang beredar mengenai kemungkinan pemanfaatan Bandara Kertajati oleh militer Amerika Serikat.

Pertanyaan tersebut disampaikan melalui unggahannya di platform media sosial X pada Jumat (5/6/2026).

Dalam unggahan tersebut, Susno Duadji menampilkan sebuah video yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto bersama pihak Amerika Serikat di Bandara Kertajati.

Melalui unggahannya, Susno mempertanyakan kebenaran informasi yang menyebut adanya misi tersembunyi di balik kerja sama terkait Bandara Kertajati.

“Benarkah ada misi rahasia mau jadikan Bandara Kertajati sebagai pangkalan militer Amerika?? Kalau benar terjadi masihkah politik luar negeri Indonesia; Bebas Aktif??” tulis Susno dalam unggahannya.

Video yang dibagikan tersebut memuat narasi bahwa Indonesia disebut telah menyerahkan Bandara Kertajati kepada militer Amerika Serikat.

Dalam video itu juga disebutkan bahwa pemerintah Indonesia memperoleh tawaran untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat perawatan atau bengkel pesawat Hercules untuk kawasan Asia dengan pembiayaan penuh dari Amerika Serikat.

Narasi dalam video tersebut kemudian menuding bahwa tawaran tersebut merupakan bagian dari strategi Amerika Serikat untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai pangkalan militer yang dapat digunakan dalam operasi militer terhadap Iran.

Video itu juga mengklaim bahwa apabila skenario tersebut terjadi, Indonesia berpotensi terseret dalam konflik internasional dan menghadapi ancaman serangan balasan.

“Amerika diam-diam menjadikan Bandara Kertajati sebagai pangkalan militer untuk penyerangan ke Iran. Dan Indonesia akan jadi korban dari rudal Iran. Kita jadi tameng hidup demi kepentingan negara lain,” demikian bunyi narasi dalam video yang diunggah tersebut.

Catatan Redaksi: Berita ini memuat pernyataan dan pertanyaan yang disampaikan Susno Duadji melalui media sosial serta narasi yang terdapat dalam video yang dibagikannya. 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar