Intelijen Iran Ungkap Tujuan `Busuk` AS dan Israel
Harga Minyak Ambruk 11% Usai Sinyal Damai AS–Iran, Tapi Masih Perang
Melansir AFP, kementerian menyebutkan upaya tersebut kini dilakukan melalui cara-cara nonmiliter setelah gagal dicapai melalui perang terbuka.
"Musuh kini mengejar melalui cara lain tujuan menggulingkan dan memecah belah negara, yang secara terbuka mereka menyatakan di awal perang baru-baru ini namun gagal dicapai melalui serangan militer," dikutip dari pernyataan, Rabu (27/5/2026).
Kementerian Intelijen Iran mengaku mendapatkan informasi bahwa Israel dan AS akan berupaya meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran. Iran juga menuding adanya rencana penyelundupan besar-besaran senjata, amunisi, serta perangkat komunikasi ilegal khususnya perangkat Starlink yang memungkinkan askes internet melalui satelit.
Selama beberapa dekade, Iran dan Israel terlibat dalam perang bayangan yang melibatkan operasi sabotase, termasuk terhadap fasilitas nuklir Iran dan pembunuhan ilmuwan. Namun, itu terjadi sebelum perang 12 hari tahun lalu.
Itu merupakan konflik berkelanjutan pertama antara kedua musuh bebuyutan tersebut, dan setelah serangan balasan sporadis pada tahun 2024 yang tidak sampai pada perang terbuka. Iran tidak mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut.




Komentar