Terungkap Ratusan Orang Diduga Rencanakan Kericuhan May Day Jakarta

Sabtu, 02/05/2026 09:34 WIB
Ribuan Buruh dan Mahasiswa menggelar aksi May Day 2026 di depan Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (01/05/2026). Pengunjuk rasa menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan terhadap praktik upah murah. Robinsar Nainggolan

Ribuan Buruh dan Mahasiswa menggelar aksi May Day 2026 di depan Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (01/05/2026). Pengunjuk rasa menggelar aksi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, serta penolakan terhadap praktik upah murah. Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Polda Metro Jaya berhasil mendeteksi potensi kericuhan saat perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta. Ratusan orang beserta barang bukti kejahatan diamankan.

Dirangkum detikcom, Sabtu (2/5/2026), total ada 101 orang yang diamankan petugas. Mereka diamankan dari sejumlah titik di Jakarta pada Jumat (1/5).

"Sejumlah 101 orang sedang memberikan informasi kepada kami, dan kami sampaikan setelah selesai penyampaian informasi tersebut mereka akan segera kembali ke rumahnya masing-masing," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5).

Sita Senjata Tajam hingga Bom Molotov

Petugas menyita bom molotov hingga senjata tajam dari penangkapan para pelaku. Ketapel dan pelurunya juga menjadi salah satu barang bukti yang disita petugas.

Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan paku beton yang akan digunakan untuk merusak bangunan hingga pembatas beton. Para pihak yang diamankan itu berencana merusak bangunan beton pada saat orasi massa berlangsung.

"Yang pertama ada botol kosong sebagaimana terlihat, itu botol kosong dan kain pemicu untuk membuat bom molotov," jelasnya.

"Begitupun juga kami menemukan atau mengamankan senjata tajam dari tangan mereka," tambahnya.

Iman memastikan 101 orang yang diamankan itu akan dikembalikan usai permintaan keterangan selesai. Polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah lembaga bantuan hukum untuk memastikan hak dari para pihak yang diamankan terpenuhi.

"Kami berharap para orang tua dan keluarga dapat segera berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya maupun kantor-kantor kepolisian terdekat. Hal ini kami maksudkan adalah untuk menghindari disinformasi maupun misinformasi," tutur Iman.

Ada Peta dan Rundown Penyerangan

Polisi mensinyalir rencana kericuhan saat May Day di Jakarta telah disusun matang oleh para terduga pelaku. Pasalnya, ada temuan peta hingga rundown penyerangan yang akan dilakukan massa terduga pericuh ini.

"Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rekan-rekan sekalian di sini tergambar dengan jelas, bisa dilihat juga di layar, yang rundown," beber Iman.

"Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan kalau bahasa di sini," tambahnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar