Bos Grup Djarum Meninggal Dunia di Singapura
Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum, meninggal dunia di Singapura. (Bisnis)
Pengusaha nasional Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3) pukul 13.15 waktu Singapura, sebagaimana dikonfirmasi manajemen Grup Djarum.
Kabar wafatnya Michael Hartono dibenarkan oleh Corporate Communication Senior Manager Grup Djarum, Budi Darmawan.
Ia menyebut almarhum meninggal pada pukul 13.15 waktu setempat. Saat ini, pihak keluarga masih dalam proses pengurusan jenazah di Singapura. Michael Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pemilik Grup Djarum bersama saudaranya Robert Budi Hartono. Lahir di Kudus pada 2 Oktober 1939, ia adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum.
Selain aktif di dunia bisnis, ia juga dikenal melalui kegiatan filantropi lewat Djarum Foundation yang bergerak di bidang pendidikan, olahraga, lingkungan, dan budaya. Di sektor olahraga, kontribusinya terlihat melalui pembinaan bulu tangkis di PB Djarum yang melahirkan sejumlah atlet nasional berprestasi. Dalam perjalanan kariernya, Michael Bambang Hartono kerap masuk daftar orang terkaya di Indonesia versi berbagai lembaga internasional. Ia dikenal konsisten mengembangkan bisnis keluarga dengan pendekatan jangka panjang.
Di bidang olahraga, ia juga tercatat sebagai atlet nasional cabang bridge. Pada 2020, Presiden Joko Widodo menganugerahkan Satyalancana Dharma Olahraga atas prestasinya, termasuk raihan medali perunggu pada kejuaraan dunia 2008, 2009, dan 2010, serta medali perunggu pada Asian Games 2018.




Komentar